DIY Lebih Baik Tetap Status PPKM Level 2, Ini Alasannya

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – Ketua Tim Percepatan Vaksinasi Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sumadi mengatakan, kondisi PPKM Level 2 di DIY merupakan perjuangan yang luar biasa dan lebih nyaman apabila tetap dipertahakan pada level 2.

“Saya terus terang begini ya, kita lebih nyaman dengan level tidak perlu diturunkan. Artinya begini kalau nantinya kita statusnya level 1, semua tempat dibuka dengan ketentuan. Itu yang dikhawatirkan ada kluster-kluster baru, nanti kan kita kasihan masyarakatnya ketika sudah dibuka secara bertahap kemudian penutupan diberlakukan lagi kan kasihan,” kata Sumadi di Kompleks Kepatihan, Jumat (22/10).

Kemudian Sumadi menyampaikan perkembangan vaksinasi di DIY, percepatan vaksinasi dosis pertama di DIY ditargetkan selesai pada akhir November 2021 mendatang. “Capaian vaksinasi kita sudah 90,55 % ya kemarin. Kalau nggak salah sekarang sudah 91% untuk dosis pertama, dosis keduanya saya kemarin dapat kabar kalau nggak salah 67%. Target kita untuk yang dosis pertama, kemarin kita targetkan November akhir ya semoga saja ini tidak sampai November sudah selesai,” ucapnya.

Perkembangan vaksinasi di DIY sendiri per harinya diperkirakan mencapai 0,5 %. “Kapasitas vaksinasi per harinya kalau di pemrov DIY tidak pasti tetapi kira-kira ya 0,5% itu seluruh DIY. Artinya begini kalau saya sampaikan kemarin tuh sekitar 90,55 sekarang bisa 91 itu kan artinya 0,5 progressnya. Kalau diangka percepatan sekarang 20.000 lebih,” imbuhnya.

Bertambahnya jumlah jenis vaksin di Indonesia membuat ketersediaan vaksin meningkat di masing-masing daerah. DIY baru saja kedatangan vaksin jenis Pfizer pada kamis kemarin.

“Alhamdulillah sekarang ini tersedia dengan baik, artinya kita komunikasi dengan kememkes kemarin baru saja kita dapat bantuan hari kamis kemarin Pfizer, kalau angkanya sekitar 200an ya. Karena kalau nggak salah kita dapat bantuan besar untuk Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY karena untuk Jawa Barat dan DKI Jakarta sudah tercapai untuk percepatannya,” kata Sumadi

Oleh : Shahara Imara Id’ha

(Mahasiswi Komunikasi dan Penyiaran Islam – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)

Ketua Tim Percepatan Vaksinasi Covid-19 Ketika diwawnacarai di Kompleks Kepatihan

 

BERITA REKOMENDASI