DIY Menuju Ekonomi Hijau

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah (Setda) DIY menyelenggarakan diskusi terbatas untuk rekaman televisi. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Novotel, Yogyakarta (Senin, 23/08/21).

Topik diskusi terbatas adalah “Valuasi Jasa Lingkungan Sektor Utama Ekonomi Hijau”. Narasumber yang hadir adalah Yuma Pancawati, SE, M.Si (Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY), Dr. Aslam Ridho (Anggota Komisi B DPRD DIY) dan Dr. Y. Sri Susilo (Dosen FBE UAJY) serta bertidak selaku moderator adalah Reyna Kris.

“Ekonomi hijau (green economy) dirumuskan sebagai kegiatan perekonomian yang tidak merugikan atau merusak lingkungan”, tegas Y. Sri Susilo.

Sementara itu, United Nation Environment Programme (UNEP) mengaitkan pengertian ekonomi hijau dengan makna ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial.

Menurut Sri Susilo, harus diakui seringkali pembangunan yang dilakukan berdampak terhadap kerusakan lingkungan. Salah satu upaya untuk menjaga pembangunan yang berkelanjutan maka ekonomi hijau merupakan hal yang penting untuk dikedepankan dan dimplementasikan dalam pembangunan di daerah.

“Setidaknya terdapat 5 sektor yang dapat didorong menjadi motor penggerak ekonomi hijau di DIY”, jelas Yuna Pancawati. Selanjutnya Yuna menjelaskan kelima sektor tersebut adalah Sektor Pertanian, Sektor Industri Pengolahan, Sektor Pariwisata, Sektor Lingkungan Hidup dan Sektor Transportasi.

Pemda DIY saat inui sedang dan akan mendorong implementasi ekonomi hijau dfan salah satu ujung dari ekonomi hijau adalah terwujudnya PDRB Hijau. “Untuk menuju implementasi ekonomi hijau Pemda DIY membutuhkan dukungan dari pemangku kepentingan baik Legislatif (DPRD), Mitra Kerja (BPS, BI, OJK dan Pemkot/Pemkab), Akademisi (PTN/PTS), Asosiasi Pengusaha dan Profesi (KADIN dan ISE), Masyarakat dan media Massa.

“DPRD DIY memberikan dukunga penuh kepada Pemda DIY untuk secara bertahap mengimplementasikan ekonomi hijau”, tegas Aslam Ridho.

Dukungan tersebut secara kongkret dalam bentuk regulasi dan anggaran yang diajukan oleh Pemda DIY.

BERITA REKOMENDASI