DIY Tak Khawatirkan Masuknya Varian Omicron

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Meningkatnya kembali kasus Covid-19 di Jakarta yang dipicu varian Omicron menjadi perhatian dengan lonjakan hingga 565 kasus, Kamis (13/01/2022). DIY sebagai salah satu tujuan pelancong termasuk dari ibukota pun menaruh perhatian, namun tidak ingin terlalu khawatir menyikapi.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengatakan varian Omicron merupakan serpihan dari varian terdahulu, Delta. DIY belum mendapatkan data adanya kasus Omicron meski sudah ada 15 sample yang dikirim ke pusat untuk diteliti.

“Saya tidak tahu persis apakah sudah masuk Jogja. Tapi kita tidak bisa memberitakan, yang bisa pusat. Kalau saya sama saja dalam arti mengatasi pandemi Covid yang sudah terjadi di Jogja. Sebelum dan setelah Nataru tetap landai, memang ada gejolak tapi itu kan ada yang keluarga, sekolah. Artinya naik tapi besok turun, karena keluarga. Jadi tetap landai,” ungkap Sultan, Jumat (14/01/2022).

Saat ini menurut Sultan, kasus Covid di DIY masih terhitung landai meski ada kenaikan beberapa kasus harian. Rerata bed ICU rumah sakit rujukan terisi 7 hingga 9 pasien berkomorbid, sementara sisa kasus aktif didominasi Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Di ICU hanya 7-9 orang, non critical hanya 16. Berarti hanya 23. Kalau jumlah aktif itu 100 misalnya, kalau dikurangi 23 hanya 70 sekian yang OTG, itu kan mereka di rumah. Kalau saya, dari kondisi landai resiko untuk lompatan saya kira tidak. Kalau naik itu satu dua tapi turun lagi setelah 10 hari dites. Kondisi ini dua tahun sudah kita pelajari, saya kira kita tak perlu terlalu takut menghadapi kondisi yang ada,” sambung Sultan.

Meski demikian, DIY berharap pemerintah pusat tetap mempertahankan status PPKM Level 2 untuk DIY agar Pemda bisa melakukan pengawasan secara maksimal dalam kegiatan masyarakat. “Jangan ke arah (level) satu dululah, tapi kita tetap bisa atur, agar jangan ada lonjakan,” tutupnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI