Dompet KR Serahkan Bantuan Hazmat Kepada PMI Kota Yogya

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta terus melakukan upaya pembasmian Virus Corona (Covid-19) ditengah-tengah masyarakat. Antara lain dengan melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat yang rawan jadi pusat penyebaran virus, baik atas permintaan masyarakat atau lembaga maupun instansi maupun inisiatif dari PMI sendiri.

“Sejak terjadi pandemi Covid-19, sampai sekarang penyemprotan terus kami lakukan setiap hari,” kata Ketua PMI Kota Yogyakarta, Prof DR dr KRT Adi Heru Husodo Msc DCN DLHTM PKK DLP di Markas PMI Kota Yogyakarta Jalan Tegalgendu 25 Kotagede Yogyakarta.

Daryadi, Kepala Markas, menambahkan, penyemprotan yang dilakukan atas inisiatif PMI sendiri biasanya tempat-tempat yang strategis, misalnya sekitar Terminal Umbulharjo, halte-halte, masjid dan kompleks sekolah. Selain itu atas permintaan masyarakat atau instansi/lembaga. “Kami melakukan semua ini tanpa memungut bayaran, alias gratis,” tegasnya.

Dedy Riyanto, Staf Relawan dan penanggulangan bencana menambahkan, pada Rabu (10/6) hari ini pihaknya melayani penyemprotan di Bank Muamalat Indonesia. Sedang saat melakukan penyemprotan di tengah-tengah masyarakat, pihaknya sekaligus juga melakukan promosi kesehatan dan menyampaikan berbagai informasi terkait kesehatan, misalnya mengingatkan agar selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) setiap hari, selalu memakai masker.

“Semua itu demi keselamatan masyarakat,” katanya sambil menambahkan, pada Selasa (9/6) kemarin pihaknya melakukan penyemprotan di RT 25 Sapen Gondokusuman.

Prof Adi Heru juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Tim Dompet KR

yang kemarin menyerahkan sumbangan APD berupa 50 baju hazmat dan sebelumnya memberi bantuan paket sembako untuk para relawan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk kegiatan operasional di PMI Kota Yogyakarta.

Ditambahkan, baju hazmat tersebut antara lain digunakan untuk melayani transfusi darah, yang setiap hari rata-rata melayani 100 orang. “Kami punya unit layanan transfusi darah. Kalau tidak hati-hati, rawan sekali terjadi penyebaran virus, termasuk Covid-19. Kami juga punya Klinik Pratama yang pengunjungnya relatif banyak. Karena itu baju hazmat ini sangat dibutuhkan sekali. Jadi kami merasa terimakasih sekali,” tegasnya. (Fie)

 

BERITA REKOMENDASI