DPRD DIY Desak Peraturan Dana Kelurahan Segera Terbit

YOGYA, KRJOGJA.com –  Sebayak 45 kelurahan di DIY bakal menerima dana kelurahan di tahun 2019 ini dengan jumlah masing-masing Rp 352.941.000. Guna memaksimalkan dana tersebut, masyarakat pun diminta aktif berperan dalam proses pembangunan. 

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengatakan, sejak awal anggaran yang menjadi kebijakan Presiden Jokowi bersama DPR ini menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk menjamin pembangunan baik di kelurahan. Menurut dia, hal tersebut secara tak langsung menuntut adanya peran serta aktif masyarakat dalam pemanfaatan dana tersebut. 

“Bagaimana pengerjaan program bisa dilakukan warga setempat. Ini sangat penting, di mana warga masyarakat harus bisa diikutsertakan. Adanya dana kekurahan ini harus bisa untuk menciptakan lapangan pekerjaan serta mengurangi kemiskinan,” ungkapnya dalam FGD Monitoring dan Evaluasi Pelaksaan Dana Kelurahan di DPRD DIY Rabu (13/3/2019). 

Di sisi lain menurut Eko perlu ada peraturan setingkat Peraturan Walikota (Perwali) untuk acuan bagi kelurahan dalam menggunakan dana kelurahan. Hal tersebut penting karena belakangan masih banyak lurah yang khawatir pengimplementasian dana kelurahan akan membawa konsekuensi hukum bila tak tepat sesuai aturan perundangan Permendagri yang berlaku. 

“Komisi A meminta walikota Yogyakarta segera membuat peraturan agar pelaksanaan di lapangan tidak terganjal karena lurahnya takut berurusan dengan hukum. Pemda DIY melalui Biro Tata Pemerintahan juga saya kira harus melakukan pembinaan terhadap lurah dan juga Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK),” sambung dia. 

Sementara Kepala Bagian Bina Kelurahan dan Kecamatan Biro Tata Pemerintahan Pemda DIY  Wahyu Nugroho mengatakan, saat ini anggaran dana dari pemerintah pusat yang turun melalui dana desa dan dana kekurahan mencapai Rp 1,578 triliun. Nantinya dana tersebut diharapkan bisa digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.  “Arah kebijakan padat karya tunai di kelurahan, dengan tenaga kerja dan bahan baku dari warga setempat,” tandasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI