DPRD DIY Ingatkan Bansos Uang Negara, Bukan dari Kepala Daerah

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat terdampak Covid-19 mulai cair. Pemda DIY mulai membagikan dana tambahan Rp 400 ribu agar sesuai nasional Rp 600 ribu untuk 169.383 Kepala Keluarga (KK).

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY, Dwi Wahyu mengingatkan bansos yang mulai dibagikan berasal dari Pemerintah Pusat dan Pemda DIY. Menurut dia, ada indikasi bansos digunakan sebagai komoditas politik kepentingan tertentu.

“Momennya ini kan jelang pilkada meski ada penundaan kemungkinan besar, jangan sampai bansos jadi komoditas politik. Ya saya mengingatkan masyarakat dan aparat pemerintah untuk mengawasi agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tertentu,” ungkap Dwi pada wartawan, Jumat (22/5/2020).

Joko Purnomo, anggota DPRD DIY Dapil Bantul melempar apresiasi atas respon cepat Pemda DIY untuk memberikan bansos bagi masyarakat terdampak. Joko berharap semua pihak hendaknya meninggalkan kepentingan politik dalam proses pembagian bansos.

“Masyarakat yang menerima ini harusnya tanpa beban, jangan sampai justru terbebani karena dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Ini murni anggaran dari pemda DIY bukan dari kabupaten,” ungkapnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI