DPRD DIY Minta Penambang Wedi Kengser Progo Sosialisasi Ulang ke Warga Nengahan-Srandakan

YOGYA, KRJOGJA.com – Pimpinan DPRD DIY mempertemukan warga Padukuhan Nengahan dan Srandakan, Kecamatan Srandakan Bantul dengan eksekutif meliputi Dinas Perijinan dan Penanaman Modal DIY, Dinas Lingkungan Hidup dan Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO) di DPRD DIY, Kamis (25/6/2020). Dewan membuka terang proses perijinan yang mendapat penolakan keras dari warga dua padukuhan tersebut.

Ketua DPRD DIY, Nuryadi kepada wartawan usai rapat tersebut mengatakan dari uraian yang sudah disampaikan eksekutif didapatkan fakta bawasanya proses perijinan pemrakarsa penambangan dalam hal ini CV MBS sudah sesuai dengan persyaratan rigid yang diberikan. Hanya saja menurut Nuryadi, pemrakarsa belum memenuhi kewajiban untuk melakukan sosialisasi ulang dengan warga dua padukuhan yang masih menolak sampai saat ini.

“Ternyata permasalahannya ada di komunikasi dua arah yang tidak berjalan maksimal karena proses perijinan sudah berjalan seperti seharusnya. Tetap memang masih ada masyarakat yang menolak. Di sini CV MBS harus bertemu lagi dengan warga di Nengahan dan Srandakan, karena kan apabila pemrakarsa tak bisa melaksanakan kewajibannya untuk bertemu warga dan menjadi baik, maka langkah lanjutan terkait perijinan,” ungkap Nuryadi.

BERITA REKOMENDASI