DPRD Jateng Ditutup, Anggotanya Malah Bertandang ke DPRD DIY

YOGYA, KRJOGJA.com – Satu anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah (Jateng) Syamsul Bahri meninggal dunia, Minggu (12/7/2020) setelah sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Alhasil, DPRD Jateng pun ditutup untuk pembersihan sekaligus penyemprotan disinfektan mencegah kemungkinan adanya virus.

Di saat kantornya sedang ditutup karena kasus kematian Syamsul, anggota Komisi E DPRD Jateng justru melakukan kunjungan kerja ke DPRD DIY, Selasa (14/7/2020) kemarin. Hal tersebut diketahui dari agenda kerja DPRD DIY yang menuliskan menerima kunjungan kerja dari Pansus DPRD Jateng dan Komisi E yang ingin studi banding anggaran pendidikan.

Diketahui pertemuan sempat dilaksanakan di ruang rapat paripurna lantai 2 gedung DPRD DIY siang tadi. Pimpinan DPRD menemui anggota dewan wakil Jateng tersebut, yakni Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana.

Ketika dikonfirmasi, Huda menyatakan kunjungan DPRD Jateng sudah diagendakan cukup lama dan DIY tak enak ketika menolak ketika mereka datang. Terlebih, DPRD Jateng memiliki agenda kerja yang harus dijalani.

Huda menyatakan langsung mandi dan berganti pakaian usai pertemuan. Ruang rapur lantai 2 pun langsung disemprot disinfektan ketika rapat selesai dilakukan.

“Pertemuan dilakukan dengan protokol kesehatan, saya juga langsung mandi dan ganti baju setelah selesai. Dari DPRD Jateng juga punya ketugasan yang harus diselesaikan, kami tidak mungkin menolak tamu yang datang termasuk demonstran juga,” ungkap Huda pada wartawan. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI