DPRD Siapkan Raperda Perlindungan Petani

YOGYA, KRJOGJA.com – DPRD DIY tengah mempersiapkan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perlindungan Petani. Dengan adanya Raperda tersebut diharapkan perlindungan terhadap para petani bisa lebih optimal. 

"Prinsipnya kami menyambut baik adanya usulan Raperda Perlindungan Petani itu. Karena perlindungan petani sangat penting untuk menjaga tingkat kesejahteraan petani. Diantaranya melalui jaminan harga, dukungan sarana prasarana sehingga produktivitas pertanian semakin meningkat. Sehingga petani tetap bisa hidup layak meski lahan pertaniannya berkurang," kata Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Sugeng Purwanto saat dimintai tanggapan soal rencana adanya Raperda Perlindungan Petani di Yogyakarta, baru – baru ini.

Sugeng mengungkapkan, lahan pertanian yang terus menyusut harus dilindungi. Keberadaan lahan pertanian itu penting bagi para petani. 
Sedangkan Direktur Utama (Dirut) Bank BPD DIY Santoso Rohmad mengaku siap menyokong program – program pengentasan kemiskinan, salah satunya dengan membantu petani dari sisi permodalan. Perbankan dalam hal ini Bank BPD DIY ingin mendidik petani menjadi seorang pengusaha atau entrepreneur. 

"Bagi Bank BPD DIY sangat mungkin membantu para petani di DIY, hanya skemanya yang perlu dipikirkan bersana. Pemerintah memberikan subsidi selama ini, jangan sampai seolah-olah sumbangan gratis. Jadi bank akan mendidik petani menjadi pengusaha," ujar Santoso 

Santoso menjelaskan  Pemerintah dalam hal ini juga harus menyediakan memberikan fasilitas kepada petani seperti subsidi pupuk yang bisa diberikan seperti skema Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui akses perbankan. 

Disamping itu, pihaknya bisa memberikan pendampingan kepada kelompok petani dengan  menghadirkan pihak yang berkompeten. Selanjutnya,  jiwa  entrepreneur petani harus dibangkitkan. 

"Petani tidak hanya sekedar menanam lalu panen dan tidak memperhatikan standar mutunya.  Karena banyak petani yang kita biayai tetapi mereka kelasnya konsumsi sudah bisa memenuhi suplai hotel dan marketnya memang bagus. Ada petani yang dibina dengan kelompok tertentu maka produk yang dihasilkan akan dibeli sesuai harga pasar sehingga petani memperoleh nilai tambah yang lebih dari pada hanya dibeli tengkulak," ungkap Santoso. 

Bank BPD DIY perlu menyusun skema -skema khusus untuk membantu para petani di DIY sehingga pada saat bank hadir,  petani sadar mempunyai kewajiban dan ada resikonya.  Sehingga perlu dipikirkan bersama skema perbankan guna membantu dan melindungi petani di DIY.(Ria/Ira)

BERITA REKOMENDASI