Dua Agenda Dispar Pecah Keramaian Libur Akhir Tahun

YOGYA, KRJOGJA.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Yogya akan menyiapkan dua kegiatan yang terpisah. Langkah tersebut diupayakan untuk memecah keramaian libur akhir tahun yang bisa dinikmati wisatawan. Dua agenda terpisah tersebut yaitu pentas gamelan di Jalan Malioboro dan pentas musik di Pasar Seni dan Kerajinan Yogyakarta atau XT Square. 

"Kegiatan sengaja dilakukan di dua lokasi yang berbeda. Tujuannya untuk memecah kepadatan wisatawan pada libur akhir tahun, khususnya saat malam pergantian tahun," kata Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Atraksi Dinas Pariwisata Kota Yogya Edi Sugiharto, Rabu (19/12).

Menurutnya, dua kegiatan yang akan digelar pada libur akhir tahun tersebut akan lebih menonjolkan aspek kesenian. Namun memiliki perbedaan yang signifikan, yaitu seni tradisional dengan seni yang lebih modern. 

Edi menjelaskan,kegiatan yang lebih menonjolkan seni tradisional akan dipentaskan di Jalan Malioboro yaitu pentas gamelan digelar dua hari, 24-25 Desember. Sedangkan pentas kesenian di XT Square akan lebih mengedepankan kesenian modern berupa pentas musik yang akan dimeriahkan oleh sejumlah artis asal Kota Yogya. Pentas musik tersebut akan digelar tepat pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2018.

"Pentas musik ini sengaja digelar di XT Square dengan harapan mampu menghidupkan Yogya bagian selatan sekaligus memberikan hiburan ke masyarakat dan memberikan dampak pada peningkatan potensi ekonomi masyarakat di wilayah tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPT Malioboro Ekwanto mengaku dalam seminggu ini sudah terlihat kenaikan jumlah pengunjung di ikon wisata Kota Yogya tersebut. Diprediksi, pengunjung akan mengalami puncaknya pada 31 Desember 2018. Untuk itu, berbagai antisipasi sudah mulai dilakukan di antaranya menambah jumlah petugas keamanan dan kebersihan. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI