Dua Area Traffic Control System Terpasang di Simpang Pingit dan Lempuyang Wangi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogya memasang dua Area Traffic Control System (ATCS) baru di persimpangan. Kedua fasilitas pendukung rambu lalu lintas tersebut dipasang di simpang Pingit dan simpang Lempuyang Wangi.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Yogya Windarto, mengungkapkan ATCS tersebut ditujukan untuk meningkatkan keselamatan dan kinerja lalu lintas di kawasan itu. ”Kami pasang di simpang Pingit dan simpang Lempuyang Wangi. Sedang dalam proses pemasangan,” jelasnya.

Penentuan pemasangan ATCS tersebut mempertimbangkan kondisi lalu lintas di dua lokasi itu. Di samping itu masukan dari pengguna jalan turut menjadi pertimbangan.

Simpang Pingit dikenal masyarakat memiliki durasi lampu lalu lintas terlama di antara simpang jalan lain di Kota Yogya. Hal itu pun kerap dikeluhkan pengguna jalan karena harus berhenti cukup lama saat lampu merah.

Sementara itu di simpang Lempuyang Wangi kerap terjadi kepadatan lalu lintas saat jam sibuk pada pagi dan sore hari. ”Setelah ada fasilitas ATCS nanti bisa kita atur durasi lampu traffic light sesuai dengan kebutuhan,” imbuh Windarto.

Menurutnya, fasilitas ATCS yang terpasang di dua simpang tersebut juga akan dilengkapi dengan fasilitas tambahan seperti speaker atau pengeras suara. Sarana itu bisa dimanfaatkan petugas untuk memberikan peringatan kepada pengguna jalan.

Sedangkan alokasi anggaran yang disiapkan untuk pemasangan rambu bersuara dan ATCS pada tahun ini sekitar Rp 600 juta. Windarto memaparkan, saat ini sejumlah lampu lalu lintas yang terhubung dengan ATCS juga sudah didukung fasilitas pengeras suara, dintaranya di simpang empat SGM, simpang Sentul, simpang Jalan Cendana, simpang Permata, dan simpang Gondomanan.

”Harapan kami seluruh simpang di Kota Yogya yang mencapai 52 simpang, akan terhubung dalam ATCS yang juga dilengkapi pengeras suara. Tetapi tidak bisa sekaligus, pengadaan bertahap karena kebutuhan anggarannya juga besar,” paparnya.

Melalui ATCS, dimungkinkan pengaturan durasi lampu lalu lintas bisa dilakukan lebih mudah. Hal ini karena bisa langsung dikontrol secara terpusat disesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan. Dengan begitu antrean kendaraan di salah satu simpang yang dinilai cukup panjang akibat tingginya volume kendaraan, dapat diurai secara optimal. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI