Dua Bulan Vakum, PB Ancuku Mulai Latihan Lagi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sempat vakum selama dua bulan akibat pandemi Covid-19, mulai Minggu (30/05/2020) Persatuan Bulutangkis (PB) Ancuku Yogya mulai melakukan latihan kembali. Mesti demikian, para pemain PB Ancuku tetap memperhatikan protokol kesehatan, menerapkan social distancing dan psysical distancing.

Latihan pertama digelar di GOR Ancuku Yogya, bersamaan dengan acara halal bihalal Idul Fitri 1441 H. Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum/Pembina PB Ancuku Irjen Pol (Purn) Drs Haka Astana MW SH, Ketua Harian AKP Joko Triyono, Sekretaris/Bendahara Supriyanto dan para anggota PB Ancuku.

Haka Astana (mantan Kapolda DIY) menyampaikan seiring dengan semakin membaiknya situasi terkait pandemi Covid-19, pada pemain PB Ancuku sepakat kembali berlatih untuk menjaga kebugaran sekaligus meningkatkan kualitas teknik permainan. Saat berlatih, para pemain tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Selain itu, secara kontinyu ruangan GOR Ancuku disemprot disinfektan dengan tujuan mensterilkan gedung dari Covid-19. “Setiap pemain yang hendak masuk GOR Ancuku wajib cuci tangan dan jaga jarak antarpemain,” ujar Haka Astana.

Disampaikan, saat ini para pemain PB Ancuku sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti sejumlah event bulutangkis, baik yang berskala lokal maupun nasional. Meski belum ada kepastian jadwal, tetapi satu-dua bulan ke depan ada kejuaraan yang akan digelar, meliputi nomor perorangan dan beregu.

Salah satu yang menjadi fokus adalah Kejuaraan Bulutangkis Kapolda Cup. Sebagai juara bertahan sejak 2017, para pemain PB Ancuku bertekad untuk mempertahankan Piala Kapolda DIY.

Mengenai kekuatan pemain PB Ancuku, Haka Astana menyebut nama Annas MZ, Deny Ismail, Ryan Handono, Kusnaryanto, Yoyok Rachmanto, Hengky, Nanang, Andi dan Iwan sebagai pemain yang siap mengibarkan bendera kejayaan PB Ancuku di berbagai kejuaraan lokal maupun nasional. Nama-nama tersebut merupakan pemain muda murni hasil binaan PB Ancuku.

Diharapkan, para pemain muda tersebut bisa menjadi pelapis pemain yang sudah cukup umur, diantaranya Widodo, Abah Taufik, Yusman, Suharno, Lee Chong Mar, Budi Santoso, Handoko, Supriyanto, dan Supadno, Tri Wibowo, dan Santoso.
Haka Astana berharap para pemain PB Ancuku benar-benar bisa menjadi pemain profesional sekaligus selalu mengedepankan sportivitas. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI