Dua Hal ini Hambat Pekerja Dapat BLT Rp600 Ribu

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemerintah tengah meluncurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 600 ribu bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp 5 juta guna menggerakkan perekonomian. Namun Permenaker No. 14/2020 mengatur syarat lain penerima BLT Rp 600 ribu tersebut yakni seorang pekerja penerima upah, serta aktif terdaftar dan membayar iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2020.

“Syarat pekerja penerima upah, serta aktif terdaftar dan membayar iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2020. Nah, aturan ini mengganjal pekerja dapat BLT tersebut,” kataCkata Lawyer Yogyakarta Rudi Hermanto,SH, MH, CLA,dalam keterangan pers yang diterima KR ,Senin (7/9 2020).

“Menurut saya saat ini yang masih menjadi persoalan BLT Rp 600 ribu terdapat pada tataran realisasinya. Pemerintah tidak bisa begitu saja merealisasikannya, karena ada syarat pekerja penerima upah, serta aktif terdaftar dan membayar iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2020. Nah, aturan ini mengganjal pekerja dapat BLT tersebut,” katanya.

Menurut Rudi, sebaiknya syarat BPJS Ketenagakerjaan aktif sampai Juni 2020 dihapuskan saja. Ini perlu dilakukan agar pekerja bisa menerima BLT yang jadi haknya.

BERITA REKOMENDASI