Dua Siswi SMA 7 Yogya Ciptakan Kotak Sampah Bisa Bicara

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya memang harus diterapkan sejak usia anak-anak. Untuk membentuk kebiasaan tersebut diperlukan apresiasi yang cukup agar anak-anak tetap semangat menjalankannya.

Melalui hasil penelitiannya yang bernama ‘Dustbin Say Thankyou’ (DST), Rizki Mufida Asyrofi dan Shafa Aulia Dewi berharap agar penelitiannya bermanfaat untuk memperkuat kebiasaan anak-anak membuang sampah pada tempatnya. DST bukan tempat sampah biasa, di bagian dalamnya terdapat detektor sampah yang akan mencipatakan bunyi bahasa bilingual.

Baca juga :

361 Roket Air Meriahkan Pesta Sains Jogja 2017

Pelajar SMP 5 Yogya Olah Tulang Lele jadi Pelet

"Ketika ada sampah yang dimasukkan, akan berbunyi 'thank you, terima kasih' tujuannya untuk mengapresiasi yang sudah buang sampah pada tempatnya," jelas Shafa di salah satu stand Pesta Sains Jogja 2017 di Stadion Kridosono Yogyakarta, Sabtu (09/09/2017).

Tak hanya itu saja, DST karya dua siswi SMA Negeri 7 Yogyakarta tersebut juga akan memberi sinyal peringatan ketika tempat sampah sudah penuh. Jika tempat sampah tersebut sudah penuh, maka tempat sampah tersebut akan mengeluarkan bunyi dan tidak akan berhenti selama 30 menit selama sampah belum diangkat.

Rizki menjelaskan lebih lanjut bahwa selama 30 menit DST akan berbunyi dengan selang waktu 1 menit. "Jadi setelah bunyi nanti mati, nyala lagi setelah 1 menit. Begitu selama 30 menit kalau sampahnya udah penuh tapi gak diangkat," jelasnya.

Untuk membuat prototype DST mereka berdua membutuhkan waktu 6 bulan yaitu sejak Januari sampai Juli. Target mereka adalah agar DST digunakan di sekolah-sekolah dasar maupun beberapa PAUD di sekitar SMAN 7 Yogyakarta.

Rencananya dalam waktu dekat ini mereka akan mensosialisasikan prototype mereka ke beberapa PAUD. "Setelah diterima baru desainnya kami perbaiki agar lebih menarik," jelas Shafa. (Mg-07)

BERITA REKOMENDASI