Dua Warga Bantul Meninggal Akibat Banjir dan Tanah Longsor

YOGYA, KRJOGJA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mencatat setidaknya dua warga meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi di Bantul Minggu (17/3/2019) malam. Dua warga lainnya di kawasan Wukirsari Imogiri Babtul hingga Senin (18/3/2019) masih dicari lantaran diduga tertimbun longsoran.

Pelaksana Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantana mengatakan penyebab banjir dan tanah longsor yang terjadi di Bantul dikarenakan meluapnya Sungai Oya dan Celeng. Pertemuan aliran air kedua sungai tersebut menurut Biwara berdampak pada meluapnya air di kawasan Imogiri. “Air mulai masuk ke pemukiman semalam dan masyarakat mengungsi di Bantul juga Kulon Progo. Di Kulonprogo ada dua titik pengungsian sementara dibBantul 23 titik evakuasi dan pengungsian. Pagi ini warga sudah kembali ke rumah masing-masing karena terang dan tak lagi hujan,” ungkapnya ketika ditemui di Kantor BPBD DIY Senin (18/3/2019).

Biwara mengatakan di Bantul dua warga tercatat meninggal dunia dan beberapa warga luka-luka. Dua warga yang meninggal disebutkan lantaran hanyut terbawa banjir dan tertimbun longsor.

“Korban meninggal atasnama Sudiatmojo (80) warga Padukuhan Panjimatan, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri karena tertimbun longsor.

Sementara Ny Painem usia 70 tahun alamat RT 07 Numpukan Karangtengah, Imogiri Bantul meninggal akibat banjir,” sambungnya. Sementara hingga Senin pagi ini petugas SAR Gabungan masih melakukan evakuasi dua warga di Wukirsari Imogiri yang diduga tertimbun tanah longsor. (Fxh)
 

BERITA REKOMENDASI