Duet SDA – ADK Kuat Pimpin Askot PSSI Yogyakarta

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Duet bakal calon ketua-wakil ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro (SDA) dan Agung Damar Kusumandaru (ADK) memulai upaya serius meyakinkan anggota pemilik suara di Kota Yogyakarta. Jumat (9/4/2021) keduanya memaparkan visi misi di hadapan para anggota perkumpulan yang terdiri dari klub-klub sepakbola se-Kota Yogyakarta.

SDA yang kini menjabat wakil rakyat DPRD Kota Yogyakarta memaparkan misi utamanya berniat menjadi ketua Askot, yakni mengelola organisasi dengan independen, profesional dan menerapkan transparansi anggaran. Menurut dia, ketiga aspek sangat penting untuk mewujudkan pembinaan sepakbola yang maksimal di wilayah Kota Yogyakarta.

“Salah satu yang kami janjikan yakni adanya kompetisi setiap tahun, yang harapannya tidak hanya mengandalkan APBD saja untuk bergerak, namun bisa bekerjasama dengan pihak swasta. Karena itu kami menilai penting untuk menjadi organisasi yang independen, profesional dan mengedepankan transparansi anggaran,” ungkapnya dalam pertemuan di kawasan Timoho.

SDA menilai, saat ini sepakbola berada pada fase industri yang sebenarnya sangat bersinergi dengan arah Kota Yogyakarta. Penyelenggaraan even sepakbola dengan kemasan apik dan berkualitas, dinilai jadi satu daya tarik tersendiri bagi berbagai pihak untuk berpartisipasi.

“Kota Yogyakarta ini arahnya jadi kota yang berbasis even, bukan hanya wisata dan seni budaya namun juga olahraga. Sebentar lagi kita punya Lapangan Karang yang akan direnovasi, lalu lapangan-lapangan lain menyusul kemudian. Ini hal menarik untuk nantinya kedepan menjadi pondasi kompetisi yang berkualitas. Kami akan coba sinergikan hal-hal itu, karena sudah ada gambaran untuk langkahnya,” tandas pria yang juga Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta ini.

ADK menambahkan, sudah saatnya sepakbola Kota Yogyakarta kembali memiliki ekosistem yang kuat seperti periode 80-an hingga 90-an dengan kualitas klub dan kompetisi yang baik. Namun begitu, ADK yang juga mantan Ketua Umum PSIM mengaku siap melakukan transformasi digital untuk pengelolaan organisasi kedepan.

“Kami sudah merancang bank data pemain dan pelatih juga perangkat pertandingan. Kedepan akan ada sistem, yang mengampu klub, akademi dan SSB juga, terkoneksi dengan Asprov dan nantinya PSSI Pusat. Tujuannya, selain transparansi juga memudahkan pendataan pemain serta semua perangkat yang ada di sepakbola Kota Yogyakarta,” tandas dia.

Sementara, Kartika Mustikaningtyas, Ketua Tim Sukses SDA-ADK mengatakan sosialisasi visi misi dihadiri 24 dari 27 pemegang suara Askot PSSI Yogyakarta. Tim menurut dia juga menjaring saran dan usulan anggota perkumpulan yang hadir semalam.

“Karena itu masukan-masukan dari para senior, rekan-rekan pemegang suara ini sangat penting. Bagaimanapun kita semua harus bersinergi ketika hendak mengelola sepakbola dengan sebaik mungkin, khususnya di Kota Yogyakarta,” pungkas dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI