Dukung Ekonomi Kreatif Melalui Film

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Kemajuan teknologi sangat mempengaruhi dunia perfilman. Namun begitu, satu hal yang dari awal hingga saat ini tidak pernah bisa berubah di dunia film yakni perihal jiwa dari film tersebut. Penjiwaan film maker untuk membuat sebuah karya tidak akan pernah bisa terpengaruh oleh kemajuan apapun yang ada di sekitarnya.

"Peralatan boleh makin canggih. Tapi jiwa sebuah film akan tetap sama. Karena jiwa film itulah yang mempunyai nilai untuk memikat penikmatnya," tutur penulis naskah dan juga mentor film Bagus 'Bacep' Sumarto dalam Workshop Film 'Bisa Bikin Film Bicara dan Bisa Juara' sebagai rangkaian 'Festival Film Indonesia Berkemajuan 2016' di Aula Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Sabtu (24/09/2016).

Menurut Bagus, seseorang yang ingin membuat film harus mampu merumuskan tujuan berdasar ide yang dimiliki. Selain itu terus melakukan eksplorasi didukung budaya baca sebagai sarana referensi. Sebab dengan begitu ia akan mampu secara kreatif melihat dan mengatasi masalah yang dihadapi saat proses produksi.

"Sering baca akan sangat membantu. Ibaratkan cerpen sebagai film pendek dan novel dengan film panjang. Dari situ akan dapat pemahaman dan pengetahuan yang makin dalam," lanjutnya.

Terpisah Executive Director Bambang C Irawan mengatakan melalui kegiatan ini harapannya mampu memotivasi generasi muda usia SMA/SMK dan mahasiswa yang ingin membuat film namun belum mampu mewujudkannya. "Tugas kami untuk memberikan pendidikan, dampingi mereka hingga mampu membuat film," kata Bambang.

Pendampingan yang diberikan bisa dalam banyak hal. Termasuk pula memberikan fasilitas yang diperlukan agar mereka mampu berkreasi sesuai kreativitas masing-masing. Melalui kegiatan inilah harapannya generasi muda mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif sebagai andalan pertumbuhan ekonomi di masa mendatang. (R-7)

BERITA REKOMENDASI