Dunia Pendidikan Perlu Kehadiran Psikolog

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Semakin kompleksnya permasalahan dalam dunia pendidikan menjadi keprihatinan tersendiri. Tuntutan pendidikan yang ada bangku sekolah sering memunculkan kejenuhan bahkan tak jarang menimbulkan depresi. Itu tak hanya dialami oleh para siswa saja, namun guru juga merasakannya.

Asosiasi Psikolog Sekolah Indonesia (APSI) berkomitmen untuk mewujudkan sekolah sebagai lingkungan yang sehat bagi peserta didik. Tujuannya tak lain agar para siswa dapat mewujudkan potensi yang dimiliki secara optimal.

“APSI ingin menjadi asosiasi psikolog sekolah di DIY yang handal, dapat dipercaya dan mampu memberikan nilai tambah bagi segenap anggotanya maupun masyarakat. Kehadiran APSI diharapkan mampu meninkatkan kesehatan mental dan kompetensi bagi peserta didik dalam seluruh jenjang pendidikan,” kata Ketua APSI DIY, Nur Widiasmara SPsi MPsi saat silaturahmi di Kantor PT BP Kedaulatan Rakyat yang diterima Direktur Produksi Baskoro Jati Prabowo SSos, Selasa (27/04/2021).

Nur Widiasmara menjelaskan kondisi dunia pendidikan saat ini membutuhkan adanya peranserta dari psikolog. Dalam permasalahan tertentu misalnya menyangkut kesehatan mental, hal itu tidak bisa diselesaikan sendiri oleh seorang guru sehingga memerlukan keterlibatan psikolog.

Ia berharap kahadiran APSI dapat menjadi rujukan masalah-masalah psikologis yang terkait pendidikan di sekolah. Sehingga ke depan ada upaya pencarian solusi terhadap persoalan kesehatan mental bagi seluruh peserta didik.

Dalam kesempatan ini Baskoro Jati Prabowo mengatakan masa pandemi seperti saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan tanah air. Sistem belajar daring tanpa disadari melahirkan permasalahan baru bagi siswa, guru dan juga orangtua.

“Ini menjadi permasalahan bersama yang harus dipecahkan. Jangan sampai cara belajar seperti ini menimbulkan kejenuhan siswa sehingga berpengaruh kepada kesehatan mental,” jelasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI