Eks Bioskop Indra Dieksekusi 28 Maret

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pembangunan fisik eks gedung bioskop Indra sebagai sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Malioboro diawali dengan pembongkaran akan dilakukan 28 Maret 2018. Pemerintah Daerah (Pemda) DIY tetap mengedepankan musyawarah dengan warga yang masih menghuni bangunan tersebut dan sekitarnya serta memberikan solusi maupun alternatif seoptimal mungkin.

”Kami sudah berkoordinasi dengan instansi yang terlibat, termasuk kepolisian, TNI dan Satpol PP baik kota maupun provinsi untuk ‘action’ lapangan pembangunan fisik bekas bioskop Indra mulai 28 Maret 2018. Kami terus melakukan pendekatan kepada warga yang masih tinggal di sana dan hari ini akan ditempel pengumuman Pemda DIY akan melaksanakan kegiatan tersebut dalam waktu dekat ini,” ujar Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY Muhammad Mansur.

Mansur mengatakan sebelum dilakukan pembongkaran, pihaknya tetap akan melakukan pendekatan terlebih dahulu dengan warga yang masih bermukim di gedung eks-bioskop Indra tersebut dan sekitarnya. Pihaknya akan meminta pengertian warga dan bersifat ‘legawa’ karena lahan tersebut sudah merupakan milik Pemda DIY yang akan dimanfaatkan dalam rangka pembangunan gedung sentra PKL di kawasan Malioboro. Kontraktor pelaksana proyek pemenang lelang untuk pembangunan juga sudah ada sehingga tinggal menuju ke tahapan pembangunan konstruksi.

”Kami juga siap membantu memfasilitasi warga yang masih bermukim tersebut untuk pengemasan maupun pengangkutan barang. Intinya kami tetap memberikan solusi dan alternatif kepada mereka seoptimal mungkin,” tandas Mansur.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPESDM DIY tersebut mengungkapkan semestinya setelah pengumuman dipasang di gedung tersebut sebagai informasi, maka warga sudah siap untuk pindah. Pemda DIY memberikan waktu setidaknya satu minggu kepada warga yang masih bermukim sebelum dikerjakan pada 28 Maret 2018 nanti.

”Mereka seharusnya sudah tahu diri dan berkemas-kemas serta segera pindah karena masih ada cukup waktu sebelum hari H pelaksanaan pembangunan fisik bekas bioskop Indra yang diawali dengan pembongkaran. Kami siap pada hari H yang telah ditentukan untuk eksekusi lapangannya,” kata Mansur.

Mengingat waktu yang terus berjalan, pihaknya juga akan melibatkan aparat kepolisian untuk berjaga-jaga dengan harapan supaya dalam eksekusi eks bioskop Indra tersebut tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Prinsipnya Pemda DIY dalam pembangunan tersebut tetap mengedepankan musyawarah dengan warga yang masih ada disana terlebih dulu. (Ira)

BERITA REKOMENDASI