Eksportir Perlu Asuransi Dorong Ekspor DIY

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Potensi ekspor DIY masih sangat besar dan luar biasa dengan telah mengekspor 78 komoditi ke 122 negara dengan nilai USD 298,6 juta sepanjang 2020. Sedangkan jumlah eksportir di DIY mencapai sekitar 400 pelaku usaha. Dalam proses ekspor dimungkinkan terjadi resiko yang harus ditanggung eksportir sehingga dibutuhkan asuransi guna mendorong ekspor DIY.

Terkait dengan hal tersebut maka Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY menggelar diskusi terbatas di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Selasa (24/8). Narasumber yang dihadirkan Direktur Utama (Dirut) PT Asuransi Asei Indonesia Arie Surya Nugraha dan Direktur Teknik & Pemasaran Marah K.M Manurung yang dipandu Waketum Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kadin DIY Robby Kusumaharta. Peserta diskusi antara lain perwakilan pengurus Kadin DIY, perwakilan Kantor Bea dan Cukai Yogyakarta, Disperindag DIY, perwakilan eksportir dan perbankan.

“Asuransi Asei adalah salah satu perusahaan atau BUMN asuransi yang memiliki produk asuransi yang lengkap. Produk Asuransi Asei ini mencakup produk asuransi perdagangan, asuransi kredit dan penjaminan, asuransi umum dan asuransi syariah sehingga dikenal sebagai ‘One Stop Shop for Insurance’,” ujar Dirut Asuransi Asei Arie Surya Nugraha.

Direktur Teknik & Pemasaran Asuransi Asei Marah K.M Manurung mengatakan jasa asuransi Asei memberikan dukungan untuk aktivitas ekspor. Asuransi Asei hadir untuk memberikan layanan proteksi terbaik dalam upaya percepatan peningkatan ekspor di DIY.

“Asuransi Asei yakin melalui sinergi dan kolaborasi yang dilakukan dengan Kadin DIY, maka tidak terdapat keragu-raguan bagi para eksportir DIY. Mereka bisa terus melakukan penetrasi pasar ke negara-negara potensial sekaligus dapat terus mencetak eksportir baru yang handal dan berdaya saing nantinya,” jelasnya.

Komtap Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kadin DIY Y. Sri Susilo menyampaikan beberapa pendapat yang mengemuka antara lain asuransi ekspor selama ini menjadikan bisnis ekspor yang dilakukan pengusaha menjadikan lebih aman dan nyaman. Di samping itu, asuransi ekspor akan menjadi biaya tambahan yang signifikan khususnya bagi eksportir skala kecil dan mengusulkan Asuransi Asei membuka kantor cabangnya di DIY.

“Hal tersebut agar pelayanan asuransi ekspor menjadI lebih optimal dan dapat mendorong peningkatan ekspor di DIY,” imbuhnya. (Ira)

BERITA REKOMENDASI