EMA 004 dan 005 Mampu Membunuh Covid-19

YOGYA, KRJOGJA.com – Gabungan Produk Indonesia (Gapi) UMKM bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meluncurkan mesin pemburu Covid-19 yang diberi nama Eukalyptus Machine Air (EMA) 004 dan EMA 005 di University Club UGM Yogyakarta, Senin (4/1/2021). Mesin ini sudah diproduksi massal dan bisa dibeli oleh masyarakat luas.

Ketua Gapi UMKM sekaligus inventor/pencipta mesin EMA 004 dan EMA 005, Joko Achmad Sampurno mengatakan, mesin ini sudah bersistem digital sehingga mudah dioperasikan dan disetting menyesuaikan ruangan. Cara kerja alat ini mengubah cairan formula ceniol eukalyptus menjadi udara melalui teknik dingin, kemudian disebarkan ke seluruh ruangan.

“Ceniol eukalyptus yang sudah tersebar akan membunuh virus korona yang ada di ruangan. Sedangkan yang dihirup masuk akan memburu dan membunuh virus korona yang ada di dalam tubuh,” terang Joko kepada wartawan usai acara peluncuran. Minyak astiri eukalyptus sudah ditetapkan BPOM sebagai herbal anti Covid-19, sedangkan alatnya sedang proses pendaftaran untuk mendapatkan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) di Kemenkumham.

Menurut Joko, pengobatan dengan cara seperti ini aman bagi tubuh, karena ceniol (bagian dari alkohol) tidak berbahaya bagi tubuh, sedangkan eukalyptus sama dengan minyak kayu putih yang telah digunakan secara turun temurun oleh masyarakat. Ceniol eukalyptus dalam bentuk udara yang dihirup masuk ke tubuh bisa menjangkau dan membunuh virus yang ada di hidung, tenggorokan, paru-paru, lambung hingga usus dua belas jari.

BERITA REKOMENDASI