Empat Hal ini Tidak Boleh Dilakukan Saat Hari Raya Nyepi

TAHUN Baru saka jatuh pada ‘Apisan Sasih Kedasa’ setelah tilem kesanga (bulan mati) pada kalender Jawa Kuno. Nyepi merupakan bentuk dari penyatuan manusia dengan alam.

Perayaan Nyepi pada tahun 2020 akan jatuh pada Rabu (25/03/2020). Perayaan nyepi mulanya dilakukan pada tahun 78 masehi yaitu saat tahun baru saka diresmikan bersamaan penobatan raja kanishka dari dinasti kushana.

Ketika hari nyepi tiba, tidak ada aktivitas apapun di Bali seperti hari – hari biasa. Semua terlihat lenggang dan sepi, termasuk pelayanan umum kecuali rumah sakit. Bahkan Bandara udara Internationa I gusti Ngurah Rai semua juga tutup.

Nyepi merupakan ajaran hindu yang menerapkan 4 hal larangan, atau dalam bahasa hindu bali dinamakan catur brata nyepi atau pantangan –pantangan yang tidak boleh dilakukan ketika proses nyepi berlangsung.

1. ‘Amati’ Karya/ Tidak Bekerja

Saat melakukan hari raya nyepi, tidak boleh bekerja atau beraktivitas yang berkaitan dengan duniawi. Masyarakat dan wisatawan dilarang keluar rumah untuk kegiatan seperti bekerja dan kegiatan lainnya. Tujuan dari hal ini adalah untuk merenung di dalam proses nyepi. Ssehingga tercapai keselarasan antara manusia, alam dan Sang Maha Pencipta.

BERITA TERKAIT