Empat Wanita Jawa Ini Cantiknya Kebangetan, Nomor Tiga Bikin Pria Rela Melakukan Apa Saja

Editor: Ivan Aditya

Berkali-kali Ken Arok menanyakan keris tersebut namun Mpu Gandring mengatakan belum selesai. Hingga suatu hari Ken Arok yang sudah tidak sabar kemudian mengambil paksa keris yang belum selesai sempurna tersebut.

Pendeta ini berusaha menghalangi namun Ken Arok justru menghujamkan keris ke tubuh Mpu Gandring. Akhirnya nyawa Mpu Gandring berakhir tragis di ujung keris yang dibuatnya sendiri. Sebelum ajal menjemut Mpu Gandring bersumpah jika siapa pun yang memiliki keris tersebut akan tewas dengan pusaka itu sendiri

Ken Arok tak mempedulikan sumpah Mpu Gandring, ia lalu kembali ke Tumpal. Sesampainya di Tumapel ia menyobongkan keris tersebut dan mengatakan jika pusaka tersebut milik teman sesama pengawal bernama Kebo Hijo.

Pada suatu malam Ken Arok memasuki kamar Tunggul Ametung yang tengah lelap bersama Ken Dedes. Dihunusnya keris Mpu Ganding lalu ditikamkan ke tubuh Tunggul Ametung. Ken Dedes yang terbangun tak kuasa menolong suaminya. Bahkan wanita cantik yang tengah hamil tua ini diancam untuk diam dan jika buka suara maka akan sekalian turut dibunuh.

Ken Arok lalu pergi keluar kamar. Ia kemudian menuju ke kediaman Kebo Hijo dan meletakkan keris keramat itu di tempat tersebut. Kabar tewasnya Tunggul Ametung mulai tersiar, Ken Arok mengatakan jika Sang Akuwu dihabisi oleh Kebo Hijo.

BERITA REKOMENDASI