Epilepsi Kumat, Malioboro Macet

YOGYA (KRjogja.com) – Lalu lintas di Jalan Malioboro sempat terhambat karena seorang pemuda tiba-tiba kehilangan kesadaran dan terjatuh dari motor yang dikendarainya, Kamis (8/9/2016) malam sekitar pukul 18.20 di depan Kantor Gubernur Yogyakarta.

Pengendara motor Vario hitam yang kemudian diketahui berinisial RPY (26) asal Kutu Tegal, Yogyakarta itu kejang-kejang dan kambuh penyakit epilepsinya.

Peristiwa yang terjadi saat lalu lintas cukup padat tersebut juga mengundang rasa penasaran dari warga yang berkerumun melihat pemuda yang tergeletak di jalan raya. Oleh pihak keamanan Malioboro, lalu lintas sempat dialihkan ke sisi jalan karena tidak ada yang berani untuk memindahkan pria tersebut dari badan jalan.

"Epilepsi itu memang seperti itu. Biasanya, ditunggu sampai sadar sendiri," jelas Tangguh Istiyatmoko (31), komandan regu keamanan Malioboro atau yang biasa disebut dengan Jogoboro.  

Adanya anggapan epilepsi dapat menular lewat air liur membuat tidak ada yang berani menyentuh pemuda itu. Namun, seorang warga bernama Geolito (39) memberanikan diri untuk menekan ibu jari kaki pria tersebut hingga akhirnya kesadarannya dapat kembali.

"Karena tidak ada sarung tangan steril, tadi saya pakai tas kresek. Saya inget ajaran nenek saya kalau supaya orang bisa sadar ketika pingsan itu ya pencet ibu jarinya," terang Geolito saat dimintai keterangan oleh KRjogja.com.

Setelah mendapatkan penanganan medis dari PMI, pemuda itu kemudian diantarkan ke tempat tinggalnya di Prawirodirjan dengan dikawal empat orang tim keamanan Jogoboro.  (MG-02)

 

BERITA REKOMENDASI