Esti Wijayanti: Jangan Biarkan Sekolah Swasta Mati Pelan-pelan!

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Anggota Komisi X DPR RI MY Esti Wijayanti menyatakan jangan biarkan sekolah swasta mati pelan-pelan. Pemerintah harus memberikan perhatian yang sama antara sekolah negeri dengan swasta.

Esti Wijayanti menyampaikan hal itu menanggapi aspirasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMA Swasta (Mukasta) DIY di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta, Senin (31/8). Acara Pertemuan Mukasta hari itu juga dihadiri oleh Anggota DPD RI Drs M Afnan Hadikusuma, dan Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Dr Abdul Kahar MPd.

“Karena hadir Bapak Abdul Kahar mudah-mudahan aspirasi sekolah swasta mendapat perhatian utama, ” kata Esti Wijayanti. Tapi menurutnya ada kaitannya pula dengan kebijakan masing-masing daerah.
Hal yang sama dikemukakan oleh Drs M Afnan Hadikusumo. Kuncinya ada di masing-masing daerah. Oleh karena itu, Afnan Hadikusumo menyarankan agar Mukasta bicara dengan DPRD DIY dan Sekretaris Daerah.

Sebelumnya Dr Abdul Kahar MPd bicara tentang bantuan kuota bagi siswa, guru dan kepala sekolah selama masa pamdemi yang menggunakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kemendikbud bekerjasama dengan provider. Bantuan dalam ujud kuota atau pulsa bukan uang agar tidak digunakan untuk kepentingan yang lain. Juga tentang Tunjangan Profesi Guru, Kemendikbud sudah kerjasama dengan Bank di DIY agar bisa cair tepat waktu. Menyinggung pula tentang dana BOS yang bisa digunakan untuk kelancaran PJJ.

BERITA REKOMENDASI