Fakta Tentang Hukuman Mati di Dunia

YOGYA (KRjogja.com) – Tahun 2015 setidaknya 1.634 orang dieksekusi mati di dunia, menurut data Amnesti Internasional 89 persen hukuman mati terjadi di tiga negara, yaitu Iran, Pakistan, Saudi Arabia. Ini tidak termasuk Tiongkok karena Tiongkok merahasiakan jumlah hukuman mati.
Dari laporan Amnesti Internasional tahun 2015, berikut adalah fakta- fakta tentang hukuman mati di berbagai negara:

1. Tiongkok Diperkirakan Menjadi Negara dengan Eksekusi Terbesar
Ini diyakinini oleh Amnesti Internasional karena pemerintah Tiongkok mengkategorikan data hukuman mati sebagai rahasia negara. Jumlah eksekusi mati di Tiongkok diperkirakan berkisar ribuan. Namun, sangat mungkin jumlah eksekusi menurun. Ini karena diterapkan peninjauan oleh Mahkamah Agung Rakyat tahun 2007 dan hasil dari berbagai reformasi.  

2. Pakistan Melaksanakan 326 Eksekusi Hukuman Mati tahun 2015
Pakistan menjadi salah satu negara dengan hukuman mati terbanyak.  Sebelumnya, Pakistan  juga mencabut moratorium eksekusi pada desember 2014 agar bisa mengeksekusi pelanggaran terorisme. Nyatanya, banyak terpidana mati dengan tuduhan terorisme. Setidaknya, akhir tahun 2014 kemarin 7.000 orang divonis mati.

3. Indonesia Peringkat ke – 9 Eksekusi Mati Terbanyak
Indonesia menjadi peringkat ke – 9 dengan 14 eksekusi mati tahun 2015. Ke – 14 terpidana yang dieksekusi tersebut karena melakukan perdagangan obat – obatan terlarang. Hukuman mati di Indonesia menggunakan tembak mati.

4. Empat Negara Menghapus Hukuman Mati pada Tahun 2015
Madagaskar meresmikan Undang – Undang untuk menghapus hukuman mati untuk semua kejahatan pada Januari 2015. Fiji secara penuh menghapus hukuman mati pada Februari 2015. Suriname mengubah Undang – Undang Pidana dengan mencabut hukuman mati sejak 30 Maret 2015. Serta Republik Kongo yang dalam konstitusinya menghapuskan hukuman mati pada 6 November 2015.  

5. Amerika Serikat Negara ke – 5 Terbesar dari Eksekusi Mati
Amerika Serikat menjadi ke – 5 terbanyak melakukan eksekusi mati setelah Tiongkok, Iran, Pakistan, Saudi Arabia tahun 2015. Amerika Serikat memiliki hukum yang kaku secara umum. Hal ini terlihat normal melihat banyaknya narapidana yang dipenjara. Selain itu, banyaknya hukuman penjara seumur hidup di Amerika Serikat.

Amnesti Internasional adalah organisasi non pemerintah Internasional yang bergerak di bidang hak asasi manusia. Organisasi ini mulai bergerak tahun 1961 dan setiap tahunnya melaporkan fakta tentang hak asasi manusia di dunia. (Elitasari Apriyani)

 

BERITA REKOMENDASI