Fisik Malioboro Megah, Peradaban Jangan Runtuh

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY minta supaya Pemkot Yogyakarta menjadi garda terdepan dalam memelihara dan menjaga kebersihan jalur semi pedestrian kawasan Malioboro yang sudah rampung direvitalisasi. Kesadaran masyarakat pun diharapkan terus tumbuh untuk bersama-sama menjaga Malioboro, agar tidak muncul problematika baru.

"Setelah selesai tahapan penataan jalur pedestrian, penataan vegetasi perindang sumbu filosofi hingga lampu antik mulai dari Tugu Pal Putih hingga Jalan Pangurakan kawasan Malioboro tahun ini, kami ingin Pemkot Yogyakarta harus tampil di depan. Kita hanya sebagai pendukung dengan membentuk Sekretariat Bersama (Sekber) Kawasan Keistimewaan, tetapi yang operasional di lapangan leading sectornya tetap Pemkot Yogyakarta,” ujar Sekda DIY Gatot Saptadi kepada KR di Kepatihan Yogya, Kamis (20/12).

Gatot menekankan upaya menjaga dan merawat kawasan Malioboro pascarevitalisasi jalur pedestrian sisi Barat selesai tahun ini, bisa berkaca pada penataan sisi Timur tahun lalu. Selain Pemkot Yogyakarta yang akan menjadi garda terdepan, masyarakat harus bersamasama memiliki dan menjaga kawasan Malioboro tanpa harus ada tindakan represif atau berbagai larangan. 

"Kita harus mengajak masyarakat untuk bersama-sama merawat dan merasa memiliki
kawasan Malioboro. Yang terpenting menciptakan suasana yang adhem untuk sama-sama merawat apa yang sudah ditata dan dipercantik ini," imbuhnya.

Wakil Ketua DPRD DIY Arief Noor Hartanto yang akrab disapa Inung menyatakan, upaya menjadikan Malioboro sebagai kawasan semi pedestrian cukup bagus, tidak hanya dari sisi kenyamanan bagi pengunjung, tapi juga pariwisata. Sayangnya semua itu belum diimbangi kesadaran masyarakat termasuk pengunjung dan wisatawan untuk turut memelihara. Misalnya di sisi Timur yang sudah selesai dibangun, ternyata muncul berbagai problematika baik dari aspek fisik maupun peradaban masyarakat.

"Problem fisiknya, bangunan sudah ditata dengan baik namun masyarakat belum sadar untuk turut menjaganya. Apabila Malioboro benar-benar akan dijadikan kawasan semi pedestrian, maka wilayah-wilayah yang dipakai orang untuk menikmati keindahan Malioboro, secara fisik harus terus dijaga dan dipelihara dengan baik," tandas Inung. (Ira/Ria)

BERITA REKOMENDASI