FKIP – UAD Lolos Hibah Inovasi Modul Digital 2020

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mendapatkan amanah untuk kembali berinovasi dalam bidang pendidikan inklusif. Salah satu bentuk inovasi yang dilakukan dengan lolosnya FKIP UAD dalam Hibah Bantuan dana Inovasi Modul Digital (IMD) Tahun 2020.

Judul program yang dikembangkan Inovasi Modul Digital Pendidikan Inklusif berbasis virtual dalam Flipped Classroom. Bentuk luaran yang dihasilkan adanya media pembelajaran yang tepat guna dan tepat sasaran terutama dalam bidang Pendidikan Inklusif.

“Nantinya, Inovasi Modul Digital ini akan diterapkan pada perkuliahan Pendidikan inklusif di Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UAD. Hibah ini akan dilaksanakan selama 3 bulan (Oktober – November) dengan pelaksana hibah Muya Barida MPd (Prodi Bimbingan Konseling FKIP UAD) dan FarizSetyawan MPd (Prodi Pendidikan Matematika FKIP UAD),” kata Dr Dody Hartanto MPd, Wakil Dekan (Wadek) FKIP-UAD, Selasa (20/10/2020).

Menurut Dody Hartanto, bantuan dana yang diberikan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikandan Kebudayaan (Kemdikbud) dapat digunakan untuk pengembangan pembelajaran selama perkuliahan selama pandemi.

Tujuannya untuk pengoptimalan teknologi dan informasi khususnya bagi mahasiswa berkebutuhan khusus di lingkungan FKIP UAD. Selain itu, modul digital yang dihasilkan diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi mahasiswa dalam kaitannya dengan peran dan perkembangan Pendidikan Inklusif di Indonesia.

Modul ini mengintegrasikan LMS elearning yang sudah tersedia di lingkungan UAD sehingga bahan ajar inidapat dimanfaatkan secara mandiri oleh mahasiswa di seluruh Indonesia untuk belajar kapan saja dan dimana saja secara daring.

Sedangkan Fariz Setyawan MPd mengatakan, dalam pengembangannya saatini, modul digital yang dikembangkan berada dalam tahap validasi prototype modul digital yang akan digunakan dalam perkuliahan. “Selain itu, diharapkan modul digital ini akan siap digunakan di akhir tahun 2020,” ujarnya. (Jay)

BERITA REKOMENDASI