Flashmob Tari Golek Menak Persiapan Tingalan Jumenengan Dalem

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Di tengah kerumunan masyarakat dan wisatawan yang sedang bersenda gurau menikmati lengangnya Malioboro saat momen Selasa Wage, Selasa (14/01/2020), tiba-tiba ada seorang lelaki paruh baya yang memainkan wayang golek. Tidak lama, ada tiga orang dari dua generasi berbeda, ikut memainkan wayang golek mengikuti gerak yang dilakukan pria tersebut.

Saat asyik memainkan wayang, ada seorang pria mendekati sambil memainkan keprak nyaring di tangan. Nadanya sama seperti di pentas wayang golek. Selaras dengan gerak-gerik yang dimainkan empat lelaki dari tiga generasi tersebut.

Baca juga :

Sultan Ingin Upayakan Penanganan Klithih Dari Pendekatan Psikologis Keluarga
Simbol Akulturasi Tionghoa-Jawa, Barongsai Launching PBTY 2020

Alhasil, hal unik yang dilakukan lima laki-laki tersebut menarik perhatian kerumunan orang yang juga asyik menyaksikan tontotan lain di Selasa Wagen. Tapi belum juga hilang rasa penasaran, mereka dibuat kaget suara terombet dan tambur yang dibunyikan lantang.

Seketika itu pula ada suara gamelan yang berbunyi dari piranti audio wireless. Berbarengan dengan hal tersebut, ada belasan anak muda lelaki dan perempuan menari seiring suara gamelan. Gerak gemulai dari sang wanita dan posisi daplangan gagah dari pria.

Seiring detik dan menit berlalu, makin banyak anak muda yang tiba-tiba bergabung ikut menari. Jumlahnya ratusan. Gerak mereka rampak. Seirama. Sejalan. Dan itulah flashmob yang dihadirkan generasi milenial pelestari tradisi tari Jawa Klasik yang membawakan fragmen Tari Golek Menak.

Ada empat titik di sepanjang Jalan Malioboro arena event Selasa Wagen yang menjadi ajang flashmob tersebut, seputaran Titik Nol Kilometer, area Pintu Barat Kepatihan, Halaman Grand Inna Malioboro dan Malioboro Mall Yogyakarta.

"Tidak kurang 130 orang yang ikut. Mereka berasal dari lembaga pendidikan seni, seperti ISI, SMKI Yogyakarta, UNY maupun Akademi Komunitas Seni dan Budaya Yogyakarta. Tidak ketinggalan sejumlah seniman tari yang ikut bergabung," ucap sang sutradara, Putra Jalu Pamungkas.

Melalui event ini sambung abdi dalem KHP Kridha Mardawa yang mendapat paring asma dalem Raden Jajar Jalu Pronomatoyo tersebut, menjadi sarana edukasi orang tua mengajarkan seni tradisi bagi generasi di bawahnya. Hal tersebut seperti yang ditampilkan melalui fragmen awal sebelum flashmob Tari Golek Menak karya HB IX tersebut.

Sementara Penghageng KHP Kridha Mardawa KHP Notonegoro menyebut pengalaman flashmob Tari Kapi-kapi yang pernah digelar sebelumnya di event serupa sangat efektif untuk kampanye pelestarian seni budaya, khususnya tari klasik Gaya Yogyakarta.

"Dari flashmob kemarin mampu menjangkau 3,5 juta viewer di sosial media. Jelas lebih efektif dari promosi," jelas menantu dalem Sri Sultan HB X, suami dari GKR Hayu tersebut.

Dampak selanjutnya sebut KPH Notonegoro, mampu menginspirasi daerah lain di Nusantara mengadakan kegiatan serupa. Hal tersebut tentu sangat positif guna membangkitkan cinta pada budaya sendiri.

"Imbas positif lain, pada anak muda yang sebelumnya tidak tertarik menjadi ingin belajar menari. Untuk flashmob ini saja, baru satu jam ditawarkan pada komunitas maupun pelaku seni tari lain sudah lebih 100 orang yang langsung menyatakan ikut serta," sebutnya.

Bahkan menurut KPH Notonegoro, flashmob Kapi-kapi ketika itu menjadi promosi efektif acara Catur Sagotra. "Bagaimana tidak, jika biasanya penonton Catur Sagotra hanya sekitar 200 orang, tapi setelah flashmob mancapai 2.500 orang," jelasnya.

Flashmob Tari Golek Menak yang iringan musiknya digarap Ki Sumanto Susilamadya ini lanjut KPH Notonegoro juga menjadi ajang promosi Wayang Orang Golek Menak yang rencananya akan ditampilkan dalam Tingalan Jumenengan Dalem Sri Sultan HB X pada Maret 2020 mendatang. Dalam kesempatan tersebut akan dihadirkan lakon 'Jayengrana Jumeneng Nata'.

"Tahun ini tepat 31 tahun Ngarsa Dalem Sultan HB X Jumeneng Nata menurut penanggalan Masehi atau 32 tahun berdasar kalender Jawa yang artinya Tumbuk Ageng. Harapannya event ini menjadi promosi yang baik jelang momen spesial tersebut," ungkapnya. (Feb)

BERITA REKOMENDASI