Forpi Bentuk Layanan Aduan, Tarif Parkir ’Nuthuk’ Jangan Dibiarkan

YOGYA, KRJOGJA.com – Momentum libur panjang akhir bulan ini menjadi kesempatan untuk kembali menggeliatkan roda ekonomi masyarakat. Meski demikian, aturan tetap harus ditegakkan. Termasuk tarif parkir yang nuthuk jangan sampai dibiarkan.

Anggota Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogya Bidang Pemantauan dan Investigasi Baharudin, menilai kunjungan wisatawan ke Kota Yogya bisa mendorong pemulihan ekonomi di tengah pandemi. “Momentum ini justru harus dimanfaatkan untuk memberikan kesan baik bagi wisatawan. Tentunya protokol kesehatan juga harus ditaati,” katanya, Kamis (29/10).

Oleh karena itu para pelaku di industri pariwisata, terutama juru parkir agar tidak memanfaatkan aji mumpung. Diakuinya selama pandemi tingkat kunjungan wisatawan masih belum seperti biasanya. Hal ini pun berdampak pada pendapatan masyarakat yang tidak stabil. Namun bukan berarti lantas menaikkan layanan jasa yang tidak sesuai dengan aturan.

Forpi Kota Yogya, imbuh Baharudin, menaruh perhatian pada pengawasan tarif parkir lantaran pihaknya kerap menerima aduan setiap momentum libur panjang. Posko aduan pun kembali dibuka melalui nomor 081360661597. “Adanya oknum jukir yang nuthuk atau menaikkan tarif parkir di luar aturan kerap terjadi di saat momen libur panjang. Hal ini jelas merusakcitra Yogya. Jangan sampai perilaku tersebut menjadi semacam penyakit
tahunan saat liburan panjang yang terus terjadi,” urainya.

Pengguna jasa yang merasa diperlakukan tarif yang tidak sesuai, diminta mengunggah bukti karcis berikut lokasinya melalui kontak pengaduan tersebut. Tim Forpi Kota Yogya sesuai ketugasannya akan langsung menindaklanjuti ke OPD terkait seperti Dinas Perhubungan maupun Sat Pol PP Kota Yogya.

Selain tarif parkir, aksi nuthuk diharapkan tidak kembali terulang untuk sektor kuliner. Terutama harga makanan di kawasan wisata. Disamping itu protokol kesehatan juga wajib dipatuhi dan ditegakkan termasuk jam operasional toko modern berjejaring. “Jangan sampai lengah dengan memanfaatkan liburan panjang. Pemkot sudah komitmen menjaga keamanan dan kenyamanan warga maupun wisatawan,” tandasnya. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI