Forpi Yogya: Puluhan Toko Modern Beroperasi Tanpa Perpanjang Izin

YOGYA,KRJOGJA.com – Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogya menyoroti adanya puluhan toko modern berjejaring yang tetap beroperasi meskipun izinnya habis atau tidak memperpanjang izin usaha. Pemkot Yogya diminta tegas menegakkan regulasi.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Perizinan (DPMP) Kota Yogyakarta, ada 25 toko waralaba yang sampai saat ini belum memperpanjang Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS). 

Baca Juga: Petugas Temukan Toko Modern Jual Makanan dan Minuman Kadaluarsa

"Peraturan Walikota 56 tahun 2018, memang tidak diatur batasan jumlah kuota yang diperbolehkan. Tetapi dengan pengawasan yang longgar dengan berbagai macam alasan, misalnya kekurangan personel, maka peluang terjadinya pelanggaran semakin menganga," kata Baharuddin Kamba, Koordinator Forpi Kota Yogyakarta dalam keteranganya, Senin (09/09/2019).

Forpi berharap kepada Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait untuk proaktif dalam rangka mengingatkan kepada pelaku usaha untuk memperpanjang IUTS. 

Sementara kepada OPD yang berwenang menegakkan aturan agar menjalankan penertiban sesuai dengan kewenangannya dan melakukan koordinasi dengan OPD yang mengeluarkan izin. 

"Bagi toko berjejaring yang tetap membandel maka tindakan berupa pembekuan izin usaha dan pencabutan izin usaha, sangat diperlukan," tegasnya.

Selain itu, dalam pasal 9 yang mengatur soal minimarket diutamakan menggunakan tenaga kerja daerah. Berdasarkan pemantauan Forpi Kota Yogyakarta, selama tahun 2012 hingga September 2019, tidak sedikit tenaga kerja atau karyawan di minimarket berasal dari luar Kota Yogyakarta bahkan ada yang berasal dari luar DIY.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan DPMP Kota Yogyakarta, Gatot mengatakan sampai saat ini memang masih banyak toko modern berjejaring yang belum melakukan perpanjang izin bahkan ada yang belum memiliki izin operasi.

"Yang belum perpanjangan IUTM memang 25, namun untuk semua jenis toko modern tidak hanya minimarket saja, tapi juga termasuk supermarket, hypermarket, departemenstore," kata Gatot saat dikonfirmasi KRJOGJA.com.

Baca Juga: Tim Gabungan Tutup Paksa Empat Toko Modern

"Sebenarnya IUTS itu kan sudah layanan online, gratis juga, kami juga heran kok pada tidak mencari izinnya. Ini yang harus masih kami tegaskan," imbuhnya. (Ive)

BERITA REKOMENDASI