Forum BEM DIY Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

YOGYA, KRJOGJA.com- Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) DIY menolak adanya Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja yang isinya sangat menyengsarakan rakyat. Oleh karena itu, Forum BEM ini mendesak Pemerintah dan DPR untuk menghentikan pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja tersebut, dan akan mengadakan aksi turun ke jalan jika pembahasan RUU ini diteruskan.

“Kami (Forum BEM DIY) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun solidaritas menggagalkan Omnibuslaw RUU Cipta Kerja,” terang Koordinator Umum Forum BEM DIY Muhammad Asfar Yakib Untung saat penyampaian pernyataan sikap di selasar Kampus UII, Jalan Cik Ditiro Yogyakarta, Rabu (15/7/2020). Hadir sejumlah perwakilan BEM perguruan tinggi se-DIY seperti, Unriyo, UMY, UII, UKDW, PGRI, Unjan, UPN Veteran dan STMM MMTC.

Menurut Asfar, konsep Omnibus Law Cipta Kerja merupakan salah satu bukti negara yang semakin takluk pada kuasa modal, sampai harus merugikan kepentingan orang banyak. Banyak masalah yang ditemukan dalam RUU Cipta Kerja di antaranya, dihilangkan frasa ‘tanpa perlu pembuktian unsur kesalahan’ dalam Pasal 88 UU Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. “Hal ini dapat menimbulkan kelemahan dalam penegakan hukum bagi pelaku perusakan lingkungan hidup,” katanya.

BERITA REKOMENDASI