Gagal Panen, Harga Cabai Rawit Melejit

YOGYA (KRjogja.com) – Harga komoditas cabai rawit khususnya cabai rawit hijau di beberapa pasar tradisional di Kota Yogyakarta mengalami kenaikan sekitar 7 persen dari Rp 30.000 menjadi Rp 33.000/Kg. Kenaikan harga cabai rawit hijau yang didatangkan dari Magelang ini dipicu oleh gagal panen sehingga pasokan terbatas sementara permintaan normal.

"Kenaikan harga cabai rawit hijau ini karena produktivitassnya terbatas akibat gagal panen. Dari pantauan tim, di Pasar Kragan dan Demangan mengalami kekurangan stok sehingga harganya melejit," ujar Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yuna Pancawati kepada KRjogja.com, Senin (21/11/2016)

Yuna mengatakan kenaikan juga terjadi pada komoditas bawang putih jenis kating dari Rp 37.700/Kg menjadi Rp 38.400/Kg. Sedangkan komoditas cabai merah dan bawang merah justru mengalami penurunan harga. Harga cabai merah keriting dari Rp56.700/Kg menjadi Rp 53.300/Kg, cabai merah besar dari Rp 56.700/Kg menjadi Rp 53.300/Kg, cabai rawit merah dari Rp 55.000/Kg menjadi Rp 52.000/Kg dan bawang merah dari Rp 45.700/Kg menjadi Rp 44.700/Kg.

"Secara umum kenaikan harga beberapa komoditas pangan di DIY ini dikarenakan faktor cuaca yang tidak menentu. Terutama komoditas pangan yang terpengaruh cuaca," tandasnya.

Untuk komoditas pangan lainnya seperti beras, daging, telur ayam , gula pasir, minyak goreng dan lain-lain, harganya masih stabil. Menjelang tahun baru atau akhir tahun 2016 ini diprediksi akan terjadi lonjakan harga seiring kenaikan permintaan. (Ira)

BERITA REKOMENDASI