Gapensi Yogya Bertekad Tingkatkan Profesionalisme

YOGYA, KRJOGJA.com – Pelaksana jasa konstruksi dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, kemandirian dan selalu bertanggung jawab dalam setiap pekerjaan (proyek). Sebagai rekanan pemerintah dalam proyek konstruksi, pelaksana jasa konstruksi harus mengikuti aturan-aturan yang ada (seperti prosedur lelang) dan menjaga kualitas pekerjaan.

"Jangan sampai tersandung kasus atau menyalahi aturan sehingga menyebabkan nama rekanan menjadi tidak baik," terang Ketua BPC Gapensi Kota Yogya Periode 2015-2019, Suharsono disela Musyawarah Cabang IX, Badan Pengurus Cabang, Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (BPC Gapensi) Kota Yogya di Hotel GAIA Cosmo Yogyakarta, Kamis (28/11/2018).

Menurut Suharsono, di era digital, banyak pihak yang mengawasi pekerjaan konstruksi yang sedang dikerjakan oleh pelaksana jasa konstruksi, mulai dari masyarakat luas hingga aparat. Maka sudah seharusnya, para pelaksana konstruksi mengedepankan tanggungjawab dan profesionalisme dalam bekerja serta mengesampingkan ego demi kepentingan bersama.

"Teman-teman pelaksana jasa konstruksi Anggota Gapensi Kota Yogya harus selalu bertanggungjawab, menjunjung tinggi Dasa Brata Gapensi dan bekerja sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Ketua DPRD Kota Yogyakarta Danang Rudiyatmoko meminta pengusaha konstruksi agar bersaing dengan cara yang benar dalam sebuah proyek, maka anggota Gapensi harus meningkatkan kapasitasnya. Apalagi saat ini proses lelang pengadaan jasa kontruksi sangat terbuka. "Jika kapasitas dibangun dengan baik maka pengusaha jasa kontruksi tidak akan terpengaruh dengan berbagai iming-iming atau menggunakan cara di luar ketentuan," katanya. (Dev)

BERITA REKOMENDASI