Gara-gara Burung Penthet, Teman Sendiri Ditusuk Pisau

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Alaika Luqman Alhakim (23) yang tinggal di kawasan Muja-muju Umbulharjo Yogyakarta menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh temannya sendiri. Korban dikeroyok dan kepalanya dipukul menggunakan air gun, bahkan ia juga ditusuk perutnya dengan pisau. Aksi sadis ini dilakukan lantaran burung Penthet milik pelaku mati saat dirawat korban.

Antara korban dan salah seorang pelaku yakni IRP (24) sebenarnya telah saling mengenal. Pada bulan Juli 2018 silam IRP mentipkan seekor Penthet kepada korban, namun beberapa hari dipelihara ternyata burung tersebut mendadak mati.

IRP saat itu meminta ganti rugi kepada korban sebesar Rp 300.000, namun pemuda ini mengatakan belum punya uang. Selama dua tahun pelaku terus menagih uang ganti rugi tersebut tetapi korban tak juga membayarnya.

Hingga akhirnya Sabtu (23/05/2020) lalu IRP berhasil menemukan korban saat membeli makanan di kawasan Wirosaban Umbulharjo. Ia kemudian menyuruh dua orang temannya untuk menjemput korban dan membawanya ke sebuah rumah kost di bilangan Pengok Demangan Gondokusuman.

BERITA REKOMENDASI