Geliat Malioboro Tak Terpengaruh Isu Corona

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Geliat Malioboro tak terpengaruh dengan berbagai pemberitaan tentang Virus Corona. Aktivitas di kawasan jantungnya Yogya ini tetap berlangsung seperti biasa, baik secara perekonomian maupun dari sektor pariwisatanya.

Seperti dikatakan Nuryadi (49) warga Mantrejeron Yogyakarta yang keseharian berjualan pakaian di kawasan ini. Menurutnya Malioboro tetap ramai, baik sejak pagi hingga malam dan para wisatawan silih berganti berdatangan.

“Tidak terpengaruh, tetap ramai yang pada datang ke sini. Para padagang juga tak mengeluhkan adanya penurunan pendapatan,” kata Nuryadi di kawasan Malioboro, Sabtu (07/03/2020).

Menurutnya, dengan adanya kabar tentang Corona justru wisatawan yang datang ke Malioboro malah bertambah banyak. Ia menduga banyaknya wisatawan yang datang disebabkan karena limpahan wisatawan dari Bali.

“Mungkin wisatawan mau ke Bali tapi khawartir dan akhirnya malah memilih liburan ke Yogya. Kalau turis asing memang berkurang, namun untuk wisatawan domestik justru malah bertambah banyak,” ujarnya.

Walau tak terkena dampak perekonimian secara langsung, namun Nuryadi tetap berharap permasalahan yang berkaitan dengan Virus Corona ini dapat segera rampung. Agar wisatawan baik manca maupun lokal dan masyarakat tidak was-was akan tertular virus tersebut.

Sama halnya dengan yang dikatakan seorang kusir andong, Jumiran (68) warga Banguntapan Bantul. Berita soal merebaknya Virus Corona tak dirasakan dari sisi keramaian wisatawan yang datang ke Malioboro ini.

“Tetap banyak yang datang ke sini. Kalau yang naik andong memang sepi sejak beberapa bulan lalu sebelum ada kabar Corona. Mungkin karena musim penghujan jadi mereka jarang memilih naik andong,” ungkapnya.

BERITA TERKAIT