Gempa Bumi Cilacap tak Berpotensi Tsunami

YOGYA,KRJOGJA.com-Gempabumi tektonik bermagnitudo 4,7 mengguncang wilayah Cilacap, Jawa Tengah pada Minggu 25 Agustus 2019. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) merilis gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=4,7. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,30 LS dan 108,87 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 65 km barat daya kota Cilacap, Jawa Tengah pada kedalaman 49 km.

Kepala Stasiun Geofisika kelas I Yogyakarta, Agus Riyanto, mengatakan, gempabumi yang terjadi itu merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng IndoAustralia dan Eurasia. 

"Jika diperhatikan dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, guncangan tersebut merupkan gempabumi dangkal akibat aktivitas 
lempeng IndoAustralia dan Eurasia," kata Agus dalam keterangannya. Minggu (25/08/19).

Guncangan gempabumi ini dilaporkan telah dirasakan di daerah Cilacap, Kebumen dalam skala intensitas II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. 

Hingga pukul 20.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock) di wilayah Cilacap, Jawa Tengah.

Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg) dan (Instagram/Twitter @stageof.yogya)," pungkasnya. (Ive).

BERITA REKOMENDASI