Gerakan Sekolah Menulis Buku Digelar Lagi

YOGYA, KRJOGJA.com – Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) Tahun 2020 kembali digelar untuk memperluas literasi di Indonesia. Melalui gerakan ini, mengajak guru dan siswa untuk menulis dan menerbitkan buku sendiri yang sudah mendapatkan ISBN dengan biaya sebesar Rp50 ribu.

Sosialisator GSMB Wilayah Yogyakarta Wempi Gunarto menjelaskan kegiatan ini menjadi rangkaian Festival Literasi Nasional yang akan diadakan Maret 2021. Untuk di wilayah Yogyakarta panitia menunjuk guru pendamping di setiap sekolah untuk mengumpulkan karya para siswa (SD-SMA) berupa puisi dan cerita pendek (cerpen). Sedangkan karya para guru berupa artikel terkait pengalaman belajar di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Selanjutnya karya tersebut akan dijadikan buku yang akan dilombakan di Festival Literasi Nasional.

“Biaya cetak buku dibebankan kepada sekolah hanya sebesar Rp50 ribu. Siswa atau guru yang mengirimkan karya juga mendapatkan E-piagam penulis nasional, E-Sertifikat kompetensi menulis hingga workshop literasi baca tulis. Bahkan, buku yang diterbitkan sudah ada ISBN sehingga bisa dilacak di perpustakaan nasional,” kata Wempi saat beradensi dengan Wakil Pemimpin Redaksi KR Drs H Ahmad Luthfie MA, Senin (20/7).

BERITA REKOMENDASI