Gerbang Tani DIY Minta Pemerintah Kontrol Harga Pakan Ternak

YOGYA, KRJOGJA.com – Menurunnya penjualan ternak selama Pandemi Covid-19 dan kenaikan harga pakan yang diberlakukan oleh perusahaan penyedia pakan menyebabkan peternak merugi. Harga pakan ternak dalam 4 bulan terakhir mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Bahkan ada peternak yang nekat membuang telur-telur tersebut karena harga jual yang lebih rendah dibanding harga produksi.

Ketua DPW Gerbang Tani DIY Mohammad Rosul menilai, ada beberapa faktor kenaikan harga pakan, di antaranya kenaikan bahan baku pakan impor. “Kenaikan harga pakan tersebut sangat didominasi oleh kenaikan bahan baku pakan, bayangkan 75% bahan baku impor. Sementara perusahaan pengimpor bahan baku impor tersebut sedikit, ini salah satu yang mempengaruhi kanaikan harga pakan,” ujar Rosul kepada KRJOGJA.com, Sabtu (3/4/2021).

Menurut dia, kenaikan harga pakan ternak juga berdampak terhadap kerugian bagi UMKM. Selain itu, dampak kenaikan harga pakan juga berakibat kepada upaya pemenuhan gizi. “UMKM dan pelaku kuliner tentu juga terdampak, karena stok hasil panen semakin menipis. Sedangkan UMKM kita sangat banyak. Selain itu, upaya pemenuhan gizi yang baik untuk menghilangkan stunting juga terdampak,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI