Gerebek Ruko, Ribuan Botol Miras Diamankan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Polresta Yogyakarta menyita berbagai jenis ribuan botol miras dari sebuah ruko di daerah Jalan Affandi Karangasem Caturtunggal Depok Sleman. Barang haram tersebut disita dari tangan tersangka AE.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Armaini mengatakan, penangkapan bermula dari patroli yang dilakukan Sat Sabhara di wilayah Kecamatan Umbulharjo, Sabtu (03/08/2019) dini hari. Polisi sebelumnya telah mencurigai tersangka lain AS yang diikuti sampai di warung burjo kawasan Jalan Wirosaban. Saat digeledah ditemukan miras) jenis Whisky tanpa ijin.

"Untuk mengantisipasi adanya gangguan Kamtibmas. Petugas mencurigai seorang laki-laki atas nama AS dan kemudian petugas melakukan pemeriksaan terhadap AS, didapati telah membawa satu botol miras," kata Armaini di Mapolresta Yogyakarta, Senin (05/08/2019).

Bersama barang bukti AS lalu dibawa dan diamankan di Polresta Yogya untuk dilakukan pemerikasaan lebih lanjut. Saat di introgasi ternyata AS membeli barang haram itu dari tersangka AE di sebuah ruko di daerah Gejayan, setelah itu petugas langsung menuju kesana untuk melakukan penindakan.

Dari salah satu ruko Polisi menemukan sejumlah minuman beralkohol total sejumlah 2.690 botol. Minuman haram itu mulai dari jenis, ciu, anggur, bir, whisky dan beberapa merk lainnya yang dikemas dalam kardus-kardus.

"Ketika diintrogasi oleh petugas, dari keteranganya AE mengaku hanya sebagai penjual eceran, bukan distributor. Ribuan miras tersebut AE jual dengan harga yang beragam, mulai dari Rp 25.000 hingga yang termahal  Rp1 juta rupiah,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan sebagai kota Ibu Kota Provinsi, pihaknya sering mendapati kegiatan kumpul-kumpul anak muda dengan membawa miras. Menurutnya ini bisa menjadi potensi munculnya tindak kejahatan.

"Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya komit memberantas peredaran miras ilegal karena sudah meresahkan masyarakat. Meski tidak benar-benar dilarang, peredaran miras harus dikendalikan dan dibatasi kadarnya dengan izin,"tegasnya.

Untuk Mengantisipasi hal itu, pihaknya akan terus bekerjasama dengan Polresta, Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri untuk menggiatkan operasi miras. (Ive)

BERITA REKOMENDASI