Gerindra Sampaikan Refleksi 2021, Pandemi dan Klitih Jadi Perhatian

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Fraksi Gerindra DPRD DIY menyampaikan refleksi akhir tahun 2021, Jumat (31/12/2021). Beberapa hal mendapat perhatian seperti penanganan dampak pandemi di bidang ekonomi juga terkait kejahatan jalanan ‘klitih’ yang harus ditangani serius.

Danang Wahyu Broto, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DIY, mengatakan penanganan pandemi secara kesehatan sudah berjalan dengan sangat baik setelah terjadi lonjakan kasus pada Juni-Juli lalu. Respon cepat Pemda DIY menurut dia sangat baik hingga kini kasus berangsur turun dan situasi normal kembali.

“Pemda DIY recoverynya paling cepat. Setelah PPKM, akhir tahun ini landai kita jauh peringkatnya dan dinamika menjadi cukup baik penanganannya. Kami apresiasi jajaran Pemda DIY yang bergerak cepat untuk menangani kasus. Kemudian, di momen Natal dan Tahun Baru ini, Dinas Perhubungan dengan prokes dan pantauan lalu-lintas keluar masuk kendaraan sangat membantu. Kami berharap penanganan lebih baik di 2022 karena kita sudah punya pengalaman,” tandas Danang.

Dari segi ekonomi, Gerindra mengharapkan Pemda DIY bisa lebih maksimal dengan program yang ada di tahun 2022 mendatang. Apalagi, kini industri di berbagai sektor mulai bangkit kembali dengan geliat baik.

“Saran dan pendapat Fraksi Gerindra banyak direspon, seperti program vaksinasi di semua OPD digenjot dan mencapai target. Ke depan 2022 harapan kami selain penanganan Covid berfokus juga pada recovery ekonomi. Kita terus buka diskusi dengan masyarakat juga instansi agar recovery ekonomi terwujud. Pariwisata, UMKM juga perijinan kita dorong,” sambung dia.

Sementara, terkait maraknya kembali kasus kekerasan jalanan ‘klitih’, Gerindra berharap adanya penanganan kolaboratif berbagai pihak. Gerindra memadang, persoalan klithih bukan hanya soal remaja yang melakukan kekerasan di jalanan namun berbagai penyebab di sekitarnya.

“Ini ada dalang di belakang mereka. Usianya baru 14-15 tahun tapi melakukan hal tersebut. Anak-anak ini diprovokasi oleh seniornya dan ini harus dicermati. Semua pihak sudah bergerak, kesadaran kelompok riil di masyarakat bisa dilibatkan,” sambungnya lagi. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI