GKR Hemas dalam Rakerda IWAPI DIY : Pelaku Usaha Harus Pintar Cari Terobosan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DIY, GKR Hemas mengemukakan, dunia usaha sangat merasakan dampak pandemi Covid-19 berupa menurunnya eksistensi usaha. Kondisi ini menyebabkan produksi dan pemasaran produk menjadi sangat menurun. Namun demikian para pelaku usaha tidak boleh menyerah, harus bisa kreatif dalam mencari celah usaha berupa inovasi dan diversifikasi produk sesuai kebutuhan masyarakat saat ini dan menggunakan teknologi informasi dalam memasarkan usahanya.

“Kita harus yakin bahwa dalam kesulitan pasti ada kemudahan,” ujar GKR Hemas, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) DIY, Selasa (09/03/2021).

Rakerda diselenggarakan secara luring terbatas di Gedung Sekretariat DPR RI Yogyakarta dan daring, mengangkat tema ‘Iwapi Berperan dalam Meningkatkan Produktivitas dan Inovasi yang Mendukung Daya Tahan Ekonomi di Era Kebiasaan Baru’. Siaran tunda secara daring, dapat disaksikan di Channel Youtube Kedaulatan Rakyat.

GKR Hemas yakin, Iwapi DIY sebagai wadah pembinaan pelaku usaha yang digerakkan oleh kaum wanita, akan mampu melakukan terobosan. Sehingga para anggota Iwapi DIY akan dapat terus bertahan serta berkembang dalam kondisi yang sulit.

Ketua DPP Iwapi Ir Nita Yudi MBA menilai, wanita pengusaha harus mampu menyesuaikan diri terhadap kondisi pandemi Covid-19, sekaligus melakukan inovasi untuk bisa bangkit. “Kita harus optimis bisa bangkit,” ujar Nita Yudi.

Diakui, wanita pengusaha yang menjadi anggota, 98 persen bergerak di sektor UMKM. Karena itu, kolaborasi antar pengusaha dan pemerintah sangat penting untuk dapat menuju kebangkitan. Termasuk diantaranya mampu memanfaatkan stimulus yang diberikan pemerintah kepada para pengusaha. “Kemampuan menyesuaikan diri dengan dunia digital juga sangat penting,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Nita juga mengungkapkan, saat ini banyak pasar digital yang digelar oleh BUMN, sehingga menjadi peluang bagi peningkatan transaksi. “Ini harus dapat dimanfaatkan,” ujarnya.
Ketua Umum Iwapi DIY, Susi Ambarwati SH mengatakan, dalam kondisi pandemi saat ini, diperlukan program kerja serta kemitraan yang strategis. Yakni dengan menjalin kemitraan dengan dinas, instansi, perusahaan nasional (BUMN) dan swasta yang dapat bersinergi dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi bagi perempuan.

“Berapa program sudah terlaksana, kemitraan dengan BUMN salah satu contohnya kita sering menerima pesanan makanan, seragam dari mereka (BUMN) dan masih banyak lagi,” katanya.

Disinggung soal adaptasi DPD Iwapi DIY di era kebiasaan baru, menurut Susi, pihaknya sangat menyadari pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengembangan bisnis secara online. Oleh karenanya DPD Iwapi DIY bersama DPP Iwapi secara berkala memberikan penguatan berupa pelatihan-pelatihan digital marketing kepada para anggota, bekerja sama dengan instansi, kementerian atau BUMN. Sedangkan terkait pemanfaatan program PEN dari Pemerintah, pihaknya di bawah koordinasi DPP.

Rakerda IWAPI DIY diikuti antara lain, Dewan Kehormatan, Ketua Umum DPD Iwapi DIY, para Wakil Ketua Umum, Ketua DPC Iwapi dan sekretaris kota dan kabupaten, Ketua SC dan OC serta pengurus DPD. Sedangkan peserta yang mengikuti secara daring pengurus DPC Iwapi se-DIY dan tamu undangan.

Ikut memberikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY Aris Riyanta. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM DIY, Ir Sri Nurkyatsiwi dan Ketua Komisi B DPRD DIY, RB Dwi Wahyu B SPd MSi. (Dev)

BERITA REKOMENDASI