GKR Hemas: Pancasila Pemersatu Bangsa yang Sangat Kuat

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA (KRJOGJA.com) – Saat ini masih banyak anggota masyarakat yang belum meresapi nilai-nilai Pancasila dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah demonstrasi ‘Menolak Omnibus Law’ di sejumlah daerah yang berakhir anarkis, belum lama ini.

Demikian dikatakan Anggota MPR RI Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas dalam acara Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di Gedung DPD RI DIY, Jalan Kusumanegara Yogyakarta, Jumat (6/11/2020). Acara sosialisasi dihadiri sejumlah peserta dari Pemuda Panca Marga DIY dengan menerapkan protokol kesehatan. Pembicara lain KPH Yudhahadiningrat.

Menurut GKR Hemas, Pancasila adalah pemersatu bangsa yang sangat kuat. Kelima sila dalam Pancasila diambil dan disarikan dari tradisi, adat, kebiasaan, norma, semangat dan karakter seluruh rakyat Indonesia. “Jadi sulit rasanya untuk lepas dari Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan Hemas, budaya Yogya adalah budaya yang sangat sesuai dengan Pancasila. Yogya mempunyai sila kesatu pada blangkon yang dipakai di kepalanya. Sila kedua dalam gamelan dan tarian yang selalu melambangkan kemanusiaan, keadilan dan peradaban. Sila ketiga dalam filosofi garis imajiner Merapi-Tugu-Kraton-Panggung Krapyak dan Pantai Selatan.

Kemudian sila keempat dalam pemerintahan Kraton yang berlandaskan Tahta Untuk Rakyat. Sila kelima dalam budaya perayaan sekaten. “Jangan ragu untuk mencintai budaya Jogja dengan selalu menjaganya,” pungkasnya. (Dev)

BERITA REKOMENDASI