GKR Indonesia dan Dompet Dhuafa Selenggarakan Vaksinasi untuk Warga Disabilitas

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – GKR Indonesia bersama Dompet Dhuafa Yogyakarta mengadakan kegiatan vaksinasi yang dikhususkan untuk warga disabilitas, pendamping dan keluarga disabilitas di Taman Pintar Yogyakarta, Rabu (25/08/2021). Kegiatan yang menargetkan 1000 warga disabilitas ini bertujuan memastikan agar warga disabilitas menerima vaksinasi sehingga ketercapaian herd imunity melalui vaksinasi segera tercapai.

GKR Bendara selaku perwakilan dari GKR Indonesia menyampaikan bahwa kegiatan ini bagian dari Gerakan kebut vaksinasi. “Vaksinasi ini diharapkan bisa menjadi solusi penurunan tingkat penularan virus covid 19 dan pemulihan ekonomi dari berbagi sektor serta industri yang terpuruk selama gelombang kedua pandemi,” ujar puteri kelima Ngarso Dalem tersebut.

Senada, Zahron selaku perwakilan dari Dompet Dhuafa menegaskan bahwa gerakan ini sebagai langkah membantu pemerintah terutama Dinas Kesehatan Pemda DIY dalam memenuhi target vaksinasi dan upaya kemanusiaan dalam mengurangi gejala yang diderita warga jika terpapar virus Covid 19. Harapannya dengan sinergi berbagai pihak, tugas-tugas kemanusiaan menjadi lebih ringan.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal, mengatakan bahwa, vaksin yang diinjeksikan pada kalangan difabel ialah jenis Sinopharm yang merupakan bantuan dari pemerintah Arab Saudi. “Jadi, itu dimanfaatkan untuk memvaksin disabilitas yang belum tervaksin, karena di antara mereka mungkin ada yang sudah. DIY dapat alokasi 20 ribu dosis,” terangnya.

Menurut data Dinas Kesehatan Provinsi DIY ada sekitar 16 ribu anak difabel dan berkebutuhan khusus yang menjadi target sasaran vaksinasi dengan beragam kondisi baik yang masih bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB), menjadi bagian dari yayasan sosial hingga yang mandiri bukan menjadi bagian institusi.

Vaksinasi Peduli Anak Istimewa akan memiliki dua fokus program yaitu bagi remaja usia minimal 12 tahun dan untuk dewasa dengan minimum umur 18 tahun. Peduli Anak Istimewa juga akan memberikan pendampingan bagi penyandang disabilitas dengan kategori fisik, intelektual, mental dan atau sensorik.

Dalam pelaksanaannya, beberapa perusahaan, organisasi nirlaba dan komunitas peduli bergabung untuk memberika kontribusi seperti dari Taman Pintar, Peduli Anak Istimewa, Ohana, Difagana, RZ, Rotary, Berbagi Peduli, BKKBN, Filantropi Indonesia, Pramuka Kwarda DIY, klinis.id, BMT Dana Insani dan lainnya. (*)

BERITA REKOMENDASI