Gmedia Hadirkan Produk Fiber Optic Gforce

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Setelah menghadirkan sejumlah program yang memberikan layanan internet dengan kecepatan mumpuni dan jaringan yang stabil ditambah harga bersaing, perusahaan penyedia jasa layanan internet Gmedia kembali mengeluarkan produk terbaru yang diberi nama Gmedia Fiber Optic Service (Gforce). Launching Gforce secara terbuka dilakukan di Greenhost Boutique Hotel Jalan Prawirotaman Yogyakarta, Rabu (31/05/2017) sore.

"Produk ini sudah kami persiapkan setahun lalu. Setelah kami rasa sarana prasarananya memadai, baru kami berani launching. Artinya kami sudah langsung siap memberikan pelayanan setelah resmi diluncurkan," tutur Direktur Utama Gmedia Rahmat Aji Setiawan sela acara.

Menurut Rahmat, Gforce dihadirkan secara premium dengan kecepatan bervariasi. Namun intinya produk Gforce mengajak pelanggan Gmedia untuk merasakan koneksi internet tanpa khawatir buffering atau loading karena jaringan fiber optic dapat mengirim data lebih besar dan stabil.

"Kami ingin terus memberikan layanan terbaik pada pelanggan serta mengikuti tren kemajuan teknologi. Dengan jaringan fiber optic ini kami harap dapat menambah luas jaringan pelanggan ke semua elemen masyarakat," sebutnya.

Sedang terpisah Direktur Operasional Regional I Budiyanto menjelaskan dengan kemampuan upload download hingga 1 Gbps, jaringan fiber optic ini diharapkan mampu mengakomodir seluruh kebutuhan pelanggan Gmedia. Produk Gforce yang lebih diperuntukkan bagi perkantoran atau instansi memberikan keunggulan koneksi yang tidak hanya untuk situs lokal, tapi juga internasional.

"Pelayanan prima sejak awal kami berikan hingga purna pemasangan. Bahkan jika perlu tanpa tambahan biaya ketika ada komplain atau keinginan pelanggan untuk konsultasi dan menambah aplikasi," ungkapnya.

Gmedia sendiri yang berdiri sejak 29 Mei 2009 di Yogyakarta saat ini sudah memiliki 11 kantor di sejumlah wilayah, seperti Bali, Semarang, Jakarta, Solo, Surabaya, Salatiga, Purwokerto, Magelang, Malang hingga Lombok. Dari seluruh wilayah tersebut, setidaknya sudah ada 3.000 pelanggan yang didominasi instansi atau perkantoran. (R-7)

BERITA REKOMENDASI