GPK-Polri Gelar Deklarasi Pemilu Damai

YOGYA, KRJOGJA.com – Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Khittah DIY bekerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia menggelar Deklarasi Pemilu Damai di Pendopo Lawas Alun-alu Utara Yogyakarta, Minggu (22/4/2018) malam.

Menurut pembina GPK Khittah DIY HM Syukri Fadholi, pernyataan sikap ini sebagai pesan dan ajakan moral agar penyelenggaraan Pemilu 2019 mendatang berjalan tertib, aman dan damai.

“Deklarasi ini wujud komitmen dan tanggung jawab kebangsaan kami. Harapannya terwujud suasana yang damai dan tentram menyongsong Pileg dan Pilpres 2019 nanti,” ucap Syukri Fadholi.

Sementara AKBP Ahmad Hanafi dari Ditbinmas Polda DIY memberikan apresiasi pada GPK Khittah DIY yang peduli terhadap kepentingan bangsa dan negara. “Harapan bersama agar pemilu sebagai pesta demokrasi dapat berjalan aman, damai dan menyenangkan,” tegasnya di hadapan sekitar 500-an hadirin.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjauhi hoax, fitnah dan ujaran kebencian. Terpenting menjaga ukhuwah sehingga saat pemilu yang 'menang ora umuk, kalah ora ngamuk'.

Dalam kesempatan ini, GPK menyatakan lima sikap Deklarasi Damai Jelang Pemilu 2019. Pertama, GPK Khittah DIY memandang Pemilu adalah proses politik yang sangat bermakna, strategis serta menentukan eksistensi, arah perjalanan dan masa depan bangsa dan negara Indonesia.

Kedua, GPK Khittah DIY mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Pemilu yang bermutu, demokratis, konstitusional, berkeadaban dan damai.

“Ketiga, GPK Khittah DIY mendorong dan berusaha bersama dengan pemerintah dan Polri serta segenap komponen bangsa lainnya untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, aman dan damai, sehingga Pemilu 2019 menghasilkan wakil rakyat yang dapat menjadikan Indonesia maju, adil, makmur, bermartabat, dan berdaulat,” urai Syukri.

Keempat, pihaknya juga mengingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia khususnya masyarakat Yogyakarta agar menggunakan hak politiknya secara cerdas dan bermartabat, menjunjung tinggi kejujuran, kebersamaan dan terus berperan serta dalam menciptakan suasana tenang dan damai dalam proses demokrasi Pemilu 2019.

“Kelima, kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan bangsa untuk memelihara ukhuwah dan menghindarkan diri dari perpecahan dan mempererat tali persaudaraan guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya. (Feb)

BERITA REKOMENDASI