Grand Inna Malioboro Canangkan Pembangunan Joglo Tetenger Jogja Kembali

Editor: Agus Sigit

YOGYA (KRJogja.com) – Suasana hotel Grand Inna Malioboro terlihat berbeda pada Hari Pahlawan Jumat (10/11). Tampak sejumlah veteran pejuang di area lobby hotel Grand Inna Malioboro yang banyak menyimpan nilai sejarah. Para veteran juga diajak napak tilas ke kamar 291 yang digunakan Panglima Besar Jenderal Soedirman tinggal selama melakukan gerilya.

 

General Manager Grand Inna Malioboro Agus Arif Wibawanto menjelaskan, acara peringatan Hari Prahlawan yang dilaksanakan tidak terlepas dari semangat 'BUMN Hadir Untuk Negeri' dan 'Bakti BUMN Untuk Veteran'. "Acara kali ini, memberikan makna dan nilai tersendiri bagi para veteran pejuang dengan dilaksanakannya pencanangan pembangunan prasasti atau tetenge aksi Jogja Kembali," jelas Agus Jumat (10/11)

Menurut Agus tetenger atau tanda sejarah Jogja Kembali yang terdapat tepat di depan hotel Grand Inna Malioboro merupakan monumen sejarah ditariknya bala tentara Belanda dari ibu kota Republik Indonesia di Yogyakarta. Namun selama ini prasasti tetenger yang sarat nilai sejarah tersebut terlihat kurang terawat. Sehingga tetenger menjadi tanda yang seakan kurang bernilai.

"Usai pencanangan prasasti tetenger yang ditandai dengan pemotongan tumpeng yang diberikan kepada para veteran pejuang. Kami juga mengajak para veteran napak tilas ke kamar 291 Grand Inna Malioboro," tandas Agus.

Kamar 291 saat ini dinamai 'Soedirman Suite' pada masa perjuangan merupakan kantor MBO (Markas Besar Oemoem) Tentara Keamanan Rakyat Pimpinan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Tahun 1946, dulu Grand Inna Malioboro dipergunakan sebagai kompleks kantor untuk kabinet pemerintahan pada saat itu. Veteran pejuang sekaligus ketua Yayasan Wehrkreise (Yayasan Pertahanan) Mamiek Katamsi (85) berharap semua dapat memaknai dan mengisi kemerdekaan dengan dedikasi, pengabdian dan pengorbanan. (R-2)

 

BERITA REKOMENDASI