Gubernur DIY: Filantropi Ekonomi Islam Solusi Hadapi Pandemi

Editor: Agus Sigit

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X sangat yakin adanya zakat,infaq,sedekah yang selama ini dilakukan oleh Umat Islam dapat menjadi solusi kebangsaan mengatasi pandemi. Kekuatan penggalangan partisisipasi ZIS sebagaimana disampaikan Badan Wakaf Indonesia dapat mencapai Rp 180 triliun pertahun.

“Artinya filantropi ekonomi islam dapat membantu mengatasi masalah masalah yang muncul karena dampak ekonomi saat pandemi” kata Gubernur DIY Sri Sultan HB X saat memberikan sambutan secara daring pada pelantikan Pengurus MES DIY periode 2021-2024 (kamis,19/8).

Masih menurut Sultan, kebersamaan mengatasi masalah adalah kunci sukses, terlebih memahamkan bahwa ZIS yang selama ini hanya lebih banyak diperbincangkan di masjid, mushola atau pondok harus secara maasif dimasyarakat kan “sehingga keberadaan MES dapat lebih dirasakan masyarakat karena memberikan solusi secara baik dan lebih bermanfaat” tambah Sultan.

Sementara itu salah satu pakar ekonomi MES DIY, DR. Akbar Susamto yg juga dosen FEB UGM menyampaikan Pandemi covid-19 memang berdampak cukup besar terhadap perekonomian DIY. Sepanjang tahun 2020, laju pertumbuhan ekonomi daerah ini negatif 2,69 persen. Secara lebih khusus, dua sektor yang terkait erat dengan pariwisata, yaitu sektor transportasi dan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum memiliki laju pertumbuhan yang sangat rendah yaitu negatif 20,21 dan 16,91 persen.

Tahun 2021, kemungkinan laju pertumbuhan ekonomi akan positif, tetapi belum dapat kembali ke posisi awal seperti sebelum Pandemi Covid-19.

” MES perlu ikut berupaya mendorong pergerakan aktivitas ekonomi di DIY. Mengingat Pandemi Covid-19 belum selesai, maka upaya mendorong aktivitas ekonomi tersebut harus tetap dilakukan secara hati-hati” kata Akbar yg juga ketua ICMI Sleman.

BERITA REKOMENDASI