Gunakan 34 Bus, 1700 Penjual Warmindo Yogya Mudik Bareng ke Jawa Barat

YOGYA, KRJOGJA.com – Suasana Lapangan Parkir Stadion Mandala Krida tampak ramai Jumat (8/6/2018) malam. Lebih dari 1700 orang mengenakan kaos seragam berwarna merah garis kuning berkumpul diantara 34 bus besar yang terparkir rapi.

Orang-orang tersebut ternyata adalah penjual Warung Makan Indomie (Warmindo) yang berdagang di wilayah DIY. Mereka akan mengikuti mudik gratis bersama Indofood ke wilayah Jawa Barat seperti Kuningan, Ciawi, Tasikmalaya dan sekitarnya.

Devie Permana, Branch Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk divisi Noodle Cabang Semarang mengatakan pihaknya sengaja mengajak 1700 penjual Warmindo di DIY untuk mudik gratis ke daerah asal. Menurut dia, selain mudik gratis para penjual Warmindo juga mendapatkan bingkisan Lebaran yang dibawa ke kampung halaman.

“Mudik gratis dengan tema Ada Kehangatan Menanti Sampai di Tujuan merupakan bentuk apresiasi kami pada para penjual Warmindo khususnya di wilayah DIY. Kami ingin menjalin keakraban dengan para penjual yang memang merupakan konsumen loyal kami selama ini,” ungkapnya.

Program mudik gratis tersebut menurut Devie akan dilaksanakan rutin setiap tahunan sebagai bentuk bantuan bagi para penjual Warmindo DIY. “Kami ingin mempermudah mereka karena kalau jelang Lebaran kan sulit mencari transportasi. Kami permudah dan perlancar agar mudik mereka menyenangkan sampai ke rumah masing-masing,” sambungnya lagi.

Mudik gratis tahun 2018 ini Indofood juga memberangkatkan 11 bus penjual Warmindo dari wilayah Semarang. Seluruh peserta diberangkatkan menuju Jawa Barat lantaran selama ini penjual Warmindo hampir seluruhnya dari wilayah tersebut.

Sementara, Wakil Gubernur DIY Paku Alam X yang melepas langsung para rombongan menyambut hangat agenda mudik gratis yang melibatkan 1700 penjual Warmindo di DIY. Menurut Paku Alam, agenda mudik yang terorganisir bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan keamanan dan kenyamanan hingga tujuan.

“Kami berharap teman-teman Warmindo bisa berkumpul dengan keluarga dalam keadaan selamat, dan nanti kembali ke Yogyakarta untuk berusaha juga tanpa kurang apapun. Tapi saya mau tanya ni, mengapa sekarang kacang hijaunya berkurang. Mudah-mudahan nanti tidak hanya Warmindo saja tapi tetap ada bubur kacang hijau yang menyehatkan,” ungkap Paku Alam. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI