Hadapi 2024, DPD PDIP DIY Rangkul Kaum Milenial

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRjogja.com – DPD PDI Perjuangan DIY akan merangkul kaum milenial dalam menghadapi kontestasi 2024 mendatang. Dengan harapan dapat memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada Tahun 2024.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY Totok Hedi Santosa menjelaskan, kaum milenial ini salah satu potensi yang harus dirangkul dalam menghadapi Pemilu 2024. Untuk itu perlu adanya kaderisasi sejak sekarang supaya PDI Perjuangan menjadi wadah bagi kaum milenial.

“Pentingnya kaderisasi partai dan merangkul kaum milenial menjadi elemen strategis. Supaya kader muda dan kaum milenial bisa bergabung dan berjuang bersama PDI Perjuangan,” kata Totok, dalam rapat kerja daerah (rakerda), Rabu (2/6).

Lebih lanjut dikatakan Totok, dalam rakerda itu Bidang Pemenangan Pemilu merekomendasikan DPD Partai dan DPC Partai menyiapkan kader-kader terbaik untuk maju dalam kontestasi pemilu 2024. Ditargetkan dapat memenangkan Pilpres maupun Pileg.

“Ditargetkan dapat menang secara spektakuler baik tingkat Pusat, DIY, dan Kabupaten/Kota. Selain itu juga menang Pilkada di 5 kabupaten/kota,” tegasnya.

Sedangkan Bidang Program merekomendasikan melalui petugas partai di legislatif dan eksekutif untuk memberikan dukungan kebijakan sektor UKM/UMKM, Pertanian, Pariwisata berbasis Desa. Kemudian memperjuangkan hak-hak buruh dan difabel, serta memberikan ruang kaum milenial dengan kebijakan program ekonomi kreatif.

“Kami berharap, kader PDI Perjuangan yang duduk di legislatif maupun eksekutif dapat memberikan kebijakan melalui program kegiatan yang dapat diakses rakyat,” ujarnya.

Selain itu, DPD PDI Perjuangan DIY melalui petugas partai di Fraksi DPRD DIY mendukung kebijakan Keistimewaan Yogyakarta secara kritis. Kemudian mendukung pemerintah dalam menghentikan laju sebaran virus covid-19 dengan terus kampanyekan prokes covid-19.

“Kami akan mendukung pencegahan dan penanganan covid-19. Soalnya covid-19 ini dampaknya cukup luar biasa baik kesehatan maupun ekonomi,” pungkas Totok. (Sni)

 

BERITA REKOMENDASI